Anugerah di Serambi Pers; Saat Aceh Tamiang Menggaungkan Etika dan Kebersamaan Media

Selasa, 21 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anugerah di Serambi Pers; Saat Aceh Tamiang Menggaungkan Etika dan Kebersamaan Media. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Anugerah di Serambi Pers; Saat Aceh Tamiang Menggaungkan Etika dan Kebersamaan Media. [Foto Dok | mediaaceh.co.id | Digital Art].

79 Tahun SPS, Di Persimpangan Sejarah

Rangkaian HUT ke-79 SPS di Banda Aceh dan Sabang kali ini tak sekadar seremoni. Ia adalah rappel moral, sebuah penegasan bahwa media arus utama tidak boleh kehilangan roh perjuangannya.

SPS kini bukan lagi sekadar organisasi penerbit surat kabar. Ia telah menjelma menjadi asosiasi perusahaan pers lintas platform yang berkomitmen menjaga kedaulatan informasi nasional.

BACA JUGA...  BANJIR, KAYU, DAN SUNYI TANGGUNG JAWAB

Dengan 569 anggota, SPS berupaya menjadi clearing house [rumah bersih bagi jurnalisme yang bertanggung jawab di tengah banjir konten digital].

Aceh menjadi pilihan simbolik, di sinilah dulu Warta Berita dan Atjeh Post menjadi saksi sejarah perjuangan, di sinilah pula syair-syair pers perlawanan ditulis di balik dinding masjid dan pesantren.

Kini, generasi muda jurnalis Aceh berdiri di panggung yang sama dengan para senior SPS, mengingat kembali akar profesi yang luhur; melawan lupa dan menolak tunduk pada kekuasaan yang buta nurani.

BACA JUGA...  Penggerakan SMSI Untuk Pers Indonesia 

Refleksi dari Seberang Meja

Setelah sesi foto bersama, para penerima penghargaan berkumpul di ruang kecil di belakang panggung. Tak ada gemerlap, tak ada protokol kaku. Hanya percakapan ringan antara pejabat, wartawan, dan panitia SPS.

Di sana, Ismail duduk berdampingan dengan Fadlon dan beberapa jurnalis muda. Ia menatap mereka dengan nada ayah yang tenang.

BACA JUGA...  “HUNTARA DAN HUNTAP; ANTARA ATURAN NEGARA DAN REALITAS GUBUK PENGUNGSI”

“Saya ingin kalian tahu,” katanya pelan, “setiap berita yang kalian tulis bisa menolong satu kebijakan menjadi lebih jujur. Jangan pernah takut menulis kebenaran, tapi tulislah dengan hati.”

Fadlon menimpali dengan senyum kecil, “Dan kami di DPRK berjanji untuk membaca dengan hati pula.”

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB

Buaya kembali muncul di sungai perkampungan Kedai Padang Kluet Utara dan Pasie Merapat Kluet Selatan, foto : mediaaceh.co.id

PEMERINTAHAN

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:42 WIB

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB