Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

TAPAKTUAN  | MA — Ancaman longsor di lintasan jalan pegunungan Gunung Sekorong sepanjang lebih kurang 9 kilometer menghantui warga tiga gampong di Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian warga menyusul hujan lebat yang mengguyur kawasan itu dalam beberapa hari terakhir. Mereka khawatir material tanah dan bebatuan dari lereng pegunungan kembali longsor dan menutup badan jalan yang menjadi satu-satunya akses keluar-masuk kawasan tersebut.

BACA JUGA...  Warga Asel Keluhkan Tumpahkan CPO di Jalan Negara 

Tokoh masyarakat setempat, Sahirul, mengatakan tiga gampong yang paling merasakan dampak ancaman tersebut adalah Gampong Lawe Buloh Didi, Lawe Sawah dan Lawe Cimanok. Ketiga gampong itu berjarak sekitar 50 kilometer arah timur dari Tapaktuan.

Menurut Sahirul, posisi ketiga gampong tersebut relatif terpisah dari kawasan permukiman lainnya di Kecamatan Kluet Timur, termasuk Paya Dapur yang menjadi pusat kecamatan. Akses menuju kawasan tersebut harus melewati lintasan pegunungan Gunung Sekorong.

BACA JUGA...  Polri Gotong Royong Bersama Warga Bersihkan Longsor

“Yang menjadi kekhawatiran warga karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses dari dan menuju tiga gampong. Kalau terjadi longsor, perjalanan warga bisa terganggu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, kawasan pegunungan tersebut memang kerap mengalami longsor, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi itu membuat pengguna jalan harus meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut.

BACA JUGA...  Rafli Peduli Wareh, Salurkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Kota Fajar

Berita Terkait

Mantan Senator Aceh Kecam Kekerasan di Tiro, Pelanggaran HAM Berpeluang Buka Internasionalisasi Isu Aceh
Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga
Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Lima Hari Banjir di Aceh Selatan, Ratusan Korban Masih Mengungsi
Banjir di Trumon Berulang, Bupati  Aceh Selatan HMW Tidak di Tempat 

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:08 WIB

Mantan Senator Aceh Kecam Kekerasan di Tiro, Pelanggaran HAM Berpeluang Buka Internasionalisasi Isu Aceh

Kamis, 5 November 2026 - 20:05 WIB

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 November 2026 - 11:03 WIB

Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Polda Kaltim Ajak Insan Pers Sebarluaskan Informasi Kepolisian

Minggu, 8 Nov 2026 - 19:23 WIB

EKBIS

Harmoni Inklusif PEP Rantau Menembus Panggung Asia

Sabtu, 7 Nov 2026 - 18:27 WIB