TAPAKTUAN | MA — Sebagian warga Aceh Selatan (Asel) mengeluhkan insiden tumpahan minyak mentah kelapa sawit (CPO) yang sering terjadi di lintasan Jalan Negara Tapaktuan-Subulussalam dan Tapaktuan- Abdya atau sebaliknya.
Akibat tumpahan CPO dari truck yang sedang melintas itu, tidak sedikit pengguna jalan khawatir akan keselamatan atau setidaknya pernah ada yang terjatuh dari kendaraan roda dua.
“Sepanjang tahun terjadi tumpahan yang mengakibatkan warga mengeluh,” kata Rodi di Tapaktuan, Selasa, (9/9/2025).
Insiden serupa, hari ini, Selasa, (9/9/2025), terjadi lagi, yakni pada ruas jalan pendakian Gunung Kapo Kecamatan Kecamatan Trumon Tengah, sekitar 70-an arah timur Tapaktuan.
Di lokasi itu, dilaporkan, satu unit mobil pengangkut, menumpahkan CPO setelah mengalami kebocoran pada tangkinya.
Sama dengan lokasi lain di lintasan jalan pegunungan Batu Itam Tapaktuan-Tangga Besi Pasie Raja dan pegunungan Alue Kliet, perbatasan Sawang-Meukek yang sering terjadi tumpahan CPO.
Kondisi jalan yang licin sontak membuat pengendara lain harus ekstra hati-hati saat melintas.
Beruntung, di lokasi Gunong Kapo Trumon Tengah, aparat gabungan dari Koramil, Polsek, serta tim pemadam kebakaran segera turun ke lokasi melakukan normalisasi jalan agar tidak terjadi kecelakaan.
Danramil 09/Trumon Tengah melalui Babinsa Serka Jumardin, mengatakan, tindakan cepat dilakukan dengan menaburkan pasir dan penyiraman di lokasi yang terkena tumpahan minyak untuk menyerap CPO.




