Ada ‘Bara Api’ Di HGU Rapala

Minggu, 19 Januari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bahwa Sertifikat HGU Nomor 84 Tanggal 22 maret 1991, atas nama PT. Raya Padang Langkat (dh. PT. Parasawita) yang terletak di Desa Sungaiyu Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang telah diperpanjang jangka waktunya selama 25 tahun jedeoan, dan telah didaftarkan menjadi Sertifikat HGU Nomor 168 seluas 1.069,3 Ha dan HGU Nomor 169 seluas 39,3 Ha.

BACA JUGA...  Fraksi PNA DPRK Bireuen: Kinerja Eksekutif Imponten, Target Realisasi PAD Nihil Dan Tidak Rasional

Dari hasil pengukuhan batas bidang tanah (kadastral) yang dilaksanakan dalam rangka proses perpanjangan HGU PT. Raya Padang Langkat sebagaimana tercantum didalam peta bidang tanah nomor 66/ 2013 tanggal 20 Desember 2013 seluas 1.108,6 Ha.

Berdasarkan hasil pengukuran Kadastral tersebut, ternyata terdapat sebagian areal yang harus dikeluarkan (dienclave) dari HGU PT. Raya Padang Langkat seluas 34,9 Ha, dengan rincian sebegai berikut.

BACA JUGA...  JARA: Pemkab Aceh Tengah Harus Tegas Dalam Menyikapi Hal Ini

A. Persawahan yang terletak di sebelah barat seluas 6 Hektar. B. Sekolah Dasar Negeri Marlempang seluas 1,1 Hektar. C. Persawahan, areal permukiman, jalan umum dan parit keliling di wilayah kampung teungku Tinggi seluas 27,8 Hektar.

Uraian diatas memunculkan keragu raguan dan tanda tanya besar. Kalau Areal Permukiman Kampung Sungai Iyu bisa masuk dalam HGU PT. Raya Padang Langkat (PT.Rapala) atau masuk dari bagian Areal yang harus dikeluarkan (dienclave) dari HGU PT. Raya Padang Langkat (PT.Rapala). Padahal secara yuridis fotmal dan de factoo sudah dikeluarkan.

BACA JUGA...  Akhirnya AF dan MF Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Kejari Sabang 

Berita Terkait

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 
Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam
Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Operasi Sarang Narkoba Sasar Jalur Tapaktuan–Subulussalam

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Pamsimas Rp405 Juta Mangkrak, Warga Aceh Timur Minta Diusut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Berita Terbaru

Terduga IR pemain Judol saat diamankan Satreskrim Polres Aceh Selatan. (mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

HUKOM

Terduga Judol di Aceh Selatan Diamankan Polisi 

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:04 WIB

EKBIS

Haili Yoga Minta SCOPI Turun ke Aceh Tengah

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:57 WIB

"Kolam"  musiman di  tengah Kota Tapaktuan mengancam keselamatan warga. Genangan air  yang menyerupai  "kolam" terbentuk paska hujan lebat. Foto direkam, baru lau.(mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

PEMERINTAHAN

Kolam di Tengah Kota, Ancam Keselamatan Warga 

Selasa, 20 Okt 2026 - 20:49 WIB

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa)

PEMERINTAHAN

Ayah Wa: Semarakkan Hari Santri 2026 dengan Berpakaian Putih 

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:11 WIB

Bupati Tagore Sedang Menanam Bibit kopi bersama Wakilnya Armia pada saat penyaluran perdana 10,2 juta  bibit kopi di Kampung Bumi Ayu  kecamatan Timang Gajah Bener Meriah

PEMERINTAHAN

Bupati Tagore Salurkan 10,2 Juta Bibit Kopi

Selasa, 20 Okt 2026 - 09:25 WIB