DESA-DESA YANG TIDAK LAGI SAMA

Sabtu, 6 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


[Sambungan]

“Yang hilang bukan hanya bangunan, tapi kontur tanah, jalur sungai, dan cadangan air bersih. Itu tidak bisa dihitung dengan kalkulator.”

DI DESA Tenggulun, Karang Baru, Sekerak, dan terutama di Sekumur [yang telah hilang dari peta] warga mulai kembali menyusuri lokasi rumah mereka.

Di tanah yang sudah berubah menjadi lapisan lumpur setinggi mata kaki, seorang lelaki paruh baya berdiri terpaku sambil membawa meteran kecil.

BACA JUGA...  “YOU HEBAT!”; Presiden, Banjir, dan Keteguhan Pengabdian di Aceh Tamiang

“Ini kira-kira lokasi ruang tamu… Sebelah sini dapur… Itu tempat kami biasa duduk ngeteh…,” katanya pelan, lebih kepada dirinya sendiri daripada kepada siapa pun.

Anaknya yang masih berusia delapan tahun bertanya lirih; “Ayah… kalau rumah hilang… alamat kita hilang juga?

Pertanyaan itu menghentikan napas siapa pun yang mendengarnya.

BACA JUGA...  REFLEKSI IMAN DI TENGAH UPAYA BANGKIT PASCABENCANA

Sementara itu, di desa lain yang masih selamat secara fisik, luka psikis jauh lebih sulit terlihat. Anak-anak kecil terdiam saat mendengar hujan rintik.

Banyak lansia sering terbangun di malam hari, merasa seolah air kembali naik ke kaki mereka. Para ibu memeriksa pintu dan jendela berkali-kali seakan banjir bisa masuk dari celah apa pun.

BACA JUGA...  Data November Warga Aceh Tamiang Nihil Terkonfirmasi Positif Covid-19

Seorang relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), berkata; “Luka paling sulit sembuh bukan di rumah mereka… tapi di kepala mereka.

Berita Terkait

Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB