DAK Fisik Aceh Tamiang, Dipeloroti Atau di ‘Amputasi’?

Ilustrasi Dana Alokasi Khusus. (Foto/Dok : Ist/mediaaceh.co.id).

Tamsilan di atas, adalah proses penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Aceh Tamiang tahun anggaran 2024 diduga salah dalam pengelolaannya.

SALBUTAMOL‘ ADALAH campuran zat adiktif yang dapat meringankan saluran Sesak Nafas, Asma atau Batuk berkepanjangan. Namun jika salah dalam pemberian kepada pasien juga bisa berakibat fatal.

BACA JUGA...  Ketua Komisi I: Perekrutan P3K harus Diutamakan Tenaga PDPK

Lalu apa hubungannya, obat, pasien dengan pembangunan di Aceh Tamiang?. Itu tadi, gambaran jika satu anggaran peruntukkan yang tepat sasaran malah di alihkan kepada penggunaan yang lain, tentu akan berubah pungsi dan tidak tepat pada sasarannya, memungkinkan pada kondisi yang fatal.

Tamsilan di atas, adalah proses penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Aceh Tamiang tahun anggaran 2024 diduga salah dalam pengelolaannya.

BACA JUGA...  Kelok Aliran Dana CSR Sampai Jauh, Meradang Nyanyian Datok Penghulu

Padahal PJ Bupati Aceh Tamiang [saat itu dijabat Dr. Drs. Meurah Budiman, SH. MH tahun 2023] DAK Aceh Tamiang hanya Rp70,4 miliar rupiah saja.

Berkat kepiawaian Meurah Budiman melobi pusat, mampu meningkatkan DAK Fisik Aceh Tamiang menjadi Rp134,8 miliar rupiah. Menjadi dua kali lipat kenaikannya.

Namun sayang, usia jabatan Meurah tak bertahan lama di Aceh Tamiang, Dia [Meurah] diamputasi pejabat penguasa.

BACA JUGA...  Forkab Aceh Mengutuk Keras Tindakan Pengancaman Terhadap Wartawan Modus

Padahal ide-ide brilliant Meurah sangat bagus reputasinya untuk konteks pembangunan di Aceh Tamiang yang maju dan berkembang.