DAK Fisik Aceh Tamiang, Dipeloroti Atau di ‘Amputasi’?

Ilustrasi Dana Alokasi Khusus. (Foto/Dok : Ist/mediaaceh.co.id).

Berdasarkan kontrak nomor
600/620/007/BMJLNIW2023, mengalami kekurangan volume sebesar Rp223 juta lebih. Lalu pekerjaan penanganan Long Segment jalan Saptamarga – Kampung Besar,
Kecamatan Mulia dengan pagu anggaran Rp3,4 miliar bersumber dari DAK.

Kekurangan volume kegiatan tersebut Rp142 juta lebih. Seterusnya, pembangunan jalan Dusun Mandailing – Tupah mengalami kekurangan volume Rp137 juta lebih yang dikerjakan oleh CV DM dengan nilai kontrak Rp921 juta.

BACA JUGA...  IMAM: Pemerintah dan Penegak Hukum Harus Serius Menangani Narkoba

Berikutnya, pekerjaan pengerasan jalan
Jamur Jelatang Kecamatan Rantau dikerjakan oleh CV ARJ kekurangan volume Rp90 juta dari nilai kontrak Rp185 juta.

Selanjutnya pengaspalan jalan le Bintah – Kampung Bukit-Kampung Alue Lhok kekurangan volume oleh CV SP Rp80 juta dan penanganan Long Segment jalan Simpang Kedai Besi-Suka Jadi oleh CV JK kekurangan volume Rp76 juta.

BACA JUGA...  Tiga Tertangkap, Tiga Buron: Polresta dan Avsec Gagalkan 5 Kg Sabu Terbang dari Aceh

Kemudian, pembangunan jalan Sungai Kuruk II – Lubuk Damar yang dikerjakan oleh CV KK mengalami kekurangan volume sebesar Rp35 juta dari nilai kontrak Rp2,3 miliar.

Lalu, pembangunan jembatan Pematang Durian Tahap V jalan Pematang Durian – Suka Makmur terjadi kekurangan volume Rp33 juta dari nilai kontrak Rp3,7 miliar.
Kegiatan ini dikerjakan oleh CV PK. Pekerjaan jalan Kampung Jawa, Kecamatan Kejuruan Muda yang dikerjakan oleh CV KJM mengalami kekurangan volume sebesar
Rp33 juta dari nilai kontrak Rp185 juta.