MediaAceh.co.id, – Menyikapi Maraknya Narkoba di Aceh bahkan sudah sampai tingkat Pesta Narkoba, kalau udah pesta itu berarti mereka udah berani terang terangan melanggar hukum, kata Ketua Ikatan Muslimin Aceh Meudaulat (IMAM) Aceh Tgk. Muslim At Thahiri lewat rilisnya kepada media, Selasa, (28/12/2021).
Bahkan, katanya, sangat memalukan bukan cuma dilakukan remaja remaja nakal tapi udah dilakukan oleh oknum oknum PNS atau oknum pejabat seperti yang diberitakan beberapa media baru ini.
“Kami atas Nama Ikatan Muslimin Aceh Meudaulat (IMAM) mendesak semua pihak terkait (aparat penegak hukum) untuk betul betul serius memberantas narkoba harus lebih serius dari melawan Covid 19, karena bahaya narkoba lebih bahaya dari covid,” ungkapnya.
Jika orang kenak covid, lanjutnya, paling paling meninggal dan mereka dapat fahala syahid jika betul ini wabah. Tetapi jika orang kenak narkoba ini sangat bahaya jika mati, mereka mati dalam keadaan dausa dan jika tak mati maka pecandu narkoba akan membahayakan orang lain, karena mereka pecandu narkoba akan melakukan apapun untuk memenuhi kebutuhannya, mereka dengan mudah jadi maling bahkan sampai celengan masjid di curi. Seandainya jadi pejabat maka mereka dengan mudah jadi koruptor.
Oleh karena itu,” kami desak aparat penegak hukum agar lebih fokus memberantas narkoba di Aceh dan juga segala macam kriminal di Aceh jangan terlalu fokus pada penangan covid atau vaksinasi,” mintanya.
Ia juga menyebutkan, urusan covid ditangani oleh pihak Dinas kesehatan dan bila ada kendala dan terjadi hal hal yang melanggar hukum baru aparat penegak hukum dilibatkan, jangan terkesan sekarang penanganan covid menjadi yang utama sedangkan qanun syariat Islam mengenai (khamar) narkoba, khalwah dan Maisir terkesan kurang perhatian.
Muslim meminta, semua elemen dilibatkan dalam penanganan Narkoba dan Maisir seperti penanganan covid insya Allah pengguna narkoba akan menurun. Ayo Polri dan TNI bersatu serta libatkan Ulama, libatkan pihak kesehatan, libatkan pihak perhubungan dan semua pihak yang perlu dilibatkan untuk meminimalisir beredar narkoba di Aceh bahkan untuk memulangkan secara total di Aceh.
Dan Muslim juga meminta DPR harus buat qanun, atau gubernur membuat pergub agar semua rakyat Aceh dapat sertifikat bebas narkoba, dan yang tidak ada sertifikat bebas narkoba tak dapat bantuan apapun dari negara, dan juga tak bisa naik pesawat, tak bisa dinikahkan dan tak bisa masuk perguruan tinggi dan lain lain. Karena sertifikat bebas narkoba lebih penting dari sertifikat vaksin, kenapa sertifikat vaksin begitu dipaksakan bahkan sampai dari pintu kepintu dan bahkan yang tidak sertifikat vaksin ngak bisa masuk sekolah kenapa sertivikat bebas narkoba luput dari perhatian..?
“Kami mendesak agar PNS atau aparatur negara yang pesta narkoba atau pengguna narkoba untuk dipecat karena orang telah kenak narkoba sudah diobatkan, mereka akan jadi pengkhianat bagi negara, ujarnya.[]
Laporan: Manyak




