Tabaruk di Makam Abon Kota Fajar, Disini Ilmu dan Adab Tak Pernah Mati

Kamis, 9 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pusara Abon Kuta Fajar di Komplek Pasantren Darurrahmah Kluet Utara Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Pusara Abon Kuta Fajar di Komplek Pasantren Darurrahmah Kluet Utara Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Oleh: Tgk. Ilham Mirsal, MA 

PAGI ini, udara Kota Fajar terasa begitu sejuk dan tenang. Kabut tipis turun perlahan di antara pohon kelapa, seolah menyambut langkah-langkah kecilku menuju kompleks Dayah Darurrahmah, tempat seorang ulama besar Aceh Selatan pernah menanam benih ilmu dan adab.

Ulama besar itu tidak lain adalah Abon Kota Fajar, Abuya Syaikh Tgk. H. Hasbi Nyak Diwa.

BACA JUGA...  Generasi Muda Gayo Penjaga Terakhir Seni dan Budaya 

Di sudut kompleks ini, di bawah naungan kubah ada makam, tempat   terbujur tenang jasad seorang guru yang telah melahirkan banyak ulama.

Aku pun duduk bersila di sisi makam tersebut. Angin pagi berhembus dengan lembut, membawa aroma tanah basah dan keheningan yang membuat dada terasa lapang.

Hati ini bergetar, mengingat betapa luas jasa dan ilmu beliau bagi negeri ini.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Selatan HMW Tinjau Lokasi Kebakaran Kota Fajar 

Cahaya yang Tak Padam di Kota Fajar

Hari ini,    saya mengajar perdana di kelas mahasiswa STAI Tapaktuan yang kuliah di dayah ini, para dewan guru Dayah Darurrahmah itu sendiri. Mereka adalah penerus cita-cita Abon, generasi yang menyalakan kembali obor ilmu di tempat beliau pernah berdiri.

Sebelum memulai kuliah, saya memilih singgah di makam Abon. Bukan untuk mencari sesuatu, tapi untuk meneguhkan niat, untuk mengingat bahwa setiap ilmu yang diajarkan harus berangkat dari keikhlasan, sebagaimana yang diwariskan Abon.

BACA JUGA...  Kuburan Belanda Dijaga, Makam Ulama Dibuang Sampah

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB

PEMERINTAHAN

Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:36 WIB