Tabaruk di Makam Abon Kota Fajar, Disini Ilmu dan Adab Tak Pernah Mati

Kamis, 9 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pusara Abon Kuta Fajar di Komplek Pasantren Darurrahmah Kluet Utara Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Pusara Abon Kuta Fajar di Komplek Pasantren Darurrahmah Kluet Utara Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

Itulah yang menjadi bekal kami memulai perkuliahan hari itu, bersama para guru dayah. Di antara mereka, ada yang dahulu pernah mencium tangan Abon, ada yang sempat mendengar langsung nasihat beliau.

Kini, mereka menimba ilmu akademik untuk memperkuat keilmuan dayah, menjembatani antara turats dan perguruan tinggi.

Inilah jalan baru pendidikan Islam di Aceh Selatan: ketika ilmu dayah bertemu dengan ilmu kampus, tanpa saling meniadakan. Sebuah simbiosis indah antara hikmah masa lalu dan pengetahuan masa kini.

BACA JUGA...  Bantuan kepada Korban Kebakaran Kota Fajar Terus Mengalir 

Guru yang Tetap Mengajar dalam Keheningan

Sebagai penutup, sebelum meninggalkan makam, saya menunduk dan membaca doa. Dalam hati, merasa seolah Abon masih mengajar, tapi kali ini dari alam sunyi.

Mengajarkan bahwa ilmu yang diberkahi adalah ilmu yang disampaikan dengan cinta, dan bahwa guru sejati tidak mati, mereka hanya berpindah tempat untuk terus mendoakan murid-muridnya.

BACA JUGA...  Lebih Baik Ijtihad Daripada Taklid

Hari ini, kami mengajar bukan hanya di ruang kelas, tapi juga di ruang hati.
Dan di sini, di Kota Fajar, saya yakin: adab dan ilmu akan terus tumbuh sebagaimana doa Abon yang tak pernah putus.

“Ya Allah, kasihilah para guru kami sebagaimana mereka telah mendidik kami di waktu kecil.”
(QS. al-Isra’: 24).

BACA JUGA...  Sehari Jelang Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Pemkab Asel  Ziarah di Makam Pejuang Gerilya dan Perang Kelulum 

Penulis : Dosen STAI Tapaktuan, Aceh Selatan.

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

Wakil bupati Aceh Selatan Baital Mukadis, foto/mediaaceh.co.id.

PEMERINTAHAN

Wabup Asel Jabat Ketua PMI

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:37 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Age Minta BPK Audit SKPA

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:16 WIB

PEMERINTAHAN

Dek Fadh Terima Kunjungan FPRMI Aceh

Kamis, 24 Sep 2026 - 17:36 WIB