Refleksi Kemerdekaan dalam Menikmati Kemerdekaan 

Senin, 18 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selain itu, menikmati kemerdekaan seharusnya diiringi dengan tanggung jawab membangun bangsa. Rasulullah ﷺ mengajarkan pentingnya produktivitas.

Dalam sebuah hadis, beliau bersabda: “tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menandakan bahwa bangsa merdeka harus berdiri di atas kemandirian ekonomi, kreativitas, dan kerja keras, bukan sekadar menjadi konsumen yang bergantung pada bangsa lain.

BACA JUGA...  Cepatnya Realisasi Proyek Pemerintah, Target atau Capaian Tahun Pemilu 2017 ?

Persatuan juga menjadi kunci dalam menjaga nikmat kemerdekaan. Sejarah membuktikan bahwa perpecahan adalah jalan tercepat menuju kehancuran.

Allah berfirman dalam QS. Ali Imran ayat 103 agar kita berpegang teguh pada tali Allah dan tidak bercerai-berai. Maka, menikmati kemerdekaan juga berarti menjaga ukhuwah, menghindari provokasi, dan menempatkan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi atau golongan.

BACA JUGA...  Celoteh KD: Rakyat Susah, Gaji DPR Tetap Melimpah

Singkatnya, menikmati kemerdekaan dalam perspektif Islam bukan berarti memanjakan diri dalam kesenangan dunia, tetapi mengisinya dengan ketaatan, kerja keras, akhlak mulia, dan persatuan.

Jika tidak, kita hanya akan menjadi bangsa yang “merdeka secara fisik” tetapi “terjajah secara mental dan spiritual”.

Kini, hampir delapan dekade sejak proklamasi, tantangan kita bukan lagi merebut kemerdekaan, tetapi mempertahankannya dari penjajahan gaya baru.

BACA JUGA...  Quo Vadis Implementasi Kebijakan PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah: Potensi dan Pembelajaran dari EITC di Amerika Serikat

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB

Buaya kembali muncul di sungai perkampungan Kedai Padang Kluet Utara dan Pasie Merapat Kluet Selatan, foto : mediaaceh.co.id

PEMERINTAHAN

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:42 WIB

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB