Refleksi Kemerdekaan dalam Menikmati Kemerdekaan 

Senin, 18 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Tgk. Muhsin, MA

KEMERDEKAAN adalah salah satu anugerah terbesar yang Allah SWT  berikan kepada suatu bangsa.

Tidak semua negara dan umat merasakan manisnya kebebasan, apalagi kebebasan yang diperoleh dengan harga mahal: darah, air mata, dan pengorbanan para syuhada serta pejuang.

Indonesia adalah salah satu negeri yang beruntung, karena Allah menganugerahkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, setelah ratusan tahun berada di bawah cengkraman penjajahan.

BACA JUGA...  Dari Semua Presiden, Ir. Joko Widodo Memang Milik Orang Kaya

Namun, sebuah pertanyaan penting perlu kita ajukan kepada diri sendiri: Bagaimana kita menikmati kemerdekaan ini? Apakah kebebasan yang kita rasakan hari ini sudah digunakan untuk hal-hal yang diridhai Allah, atau justru kita sedang menyia-nyiakannya?

Bagi seorang Muslim, kemerdekaan bukanlah semata-mata terbebas dari kekuasaan bangsa asing. Kemerdekaan sejati adalah kebebasan hati dari penghambaan kepada selain Allah.

BACA JUGA...  Peta Realitas Akurat tentang Informasi yang Disebarkan Media Setiap Hari

Ibn Taimiyah pernah berkata, “seorang hamba tidak akan benar-benar merdeka kecuali ketika ia menjadi hamba Allah semata.” Artinya, meskipun fisik kita bebas, hati kita bisa saja masih terjajah oleh hawa nafsu, kemalasan, cinta dunia, atau godaan kemaksiatan.

Menikmati kemerdekaan yang hakiki berarti menggunakannya untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Berita Terkait

Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB