REFLEKSI IMAN DI TENGAH UPAYA BANGKIT PASCABENCANA

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

MENGHORMATI MEREKA YANG PERGI

BENCANA tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga duka yang mendalam bagi keluarga korban.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga menyalurkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Pada tahap pertama, santunan diberikan kepada 114 keluarga. Kemudian pada tahap kedua, bantuan serupa disalurkan kepada 122 keluarga lainnya.

Santunan tersebut tidak mungkin mampu menggantikan kehilangan yang dirasakan keluarga korban. Namun, setidaknya menjadi bentuk perhatian dan kepedulian negara terhadap warga yang mengalami musibah.

BACA JUGA...  Terendus Bau Busuk Kabar Alur Cina dan Durhaka di Bendahara

Di tengah suasana Ramadan, penyampaian informasi tersebut terasa semakin menyentuh. Banyak warga yang hadir malam itu menundukkan kepala, mengenang mereka yang telah pergi.

MASJID DAN KEHIDUPAN SOSIAL

DALAM rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, Bupati Armia juga menyerahkan bantuan operasional untuk Masjid Nurhasanah.

Masjid bagi masyarakat Aceh bukan sekadar tempat ibadah. Ia juga menjadi pusat kehidupan sosial, tempat masyarakat berkumpul, berdiskusi, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

BACA JUGA...  KASAD BAKAL RESMIKAN DUA SEKOLAH HASIL RENOVASI TNI AD DI ACEH

Bantuan operasional tersebut diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang berlangsung di masjid.