LHOKSUKON (MA) — Tangisan warga Gampong Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara yang mengharapkan perhatian pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat untuk merealisasikan infrastruktur berupa batu jeti di pesisir Laut Seunuddon.
Pada tanggal 17,18 dan 19 air laut di pesisir pantai Seunuddon tepatnya di Gampong Lhok Pu’uk sudah memporak porandakan permukiman penduduk, akibat ganasnya ombak pasang purnama di wilayah tersebut 38 rumah warga hancur dihantam ombak. Terpaksa warga mengungsi di Meunasah Gampong (Surau).
Salah satu warga yang rumahnya hancur dihantam ombak pasang purnama saat dikonfirmasi oleh media mengatakan hari ini rumah yang dulu ditempati bersama keluarga hancur di bawa ombak. “Rumah kami hancur di bawa ombak pasang purnama, dan kami mau tinggal dimana. Disini kami mencari rezeki dengan berlaut,” ucapnya dengan berlenang air mata didepan awak media, Kamis, (19/9).
“Cuma harapan kami yang tinggal di pesisir ini, ada perhatian pemerintah untuk menyelamatkan Gampong kelahiran kami, pak Pj Bupati dan Pak Pj Gubernur tolong lihat kami,” ujarnya.
“Keluarga kami anak kami mau tinggal dimana, 38 rumah hancur dihantam ombak pasang purnama, hanya ini bisa kami katakan dan harapkan sama pemerintah, bangunkanlah batu jeti disepanjang bibir pantai Gampong kami,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya















