Tangisan Warga Pesisir Harapkan Bantuan Batu Pemecah Ombak dari Pemerintah

Kamis, 19 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi saat ini gampong Lhok Pu'uk, Seunuddon, Aceh Utara.

Kondisi saat ini gampong Lhok Pu'uk, Seunuddon, Aceh Utara.

LHOKSUKON (MA) — Tangisan warga Gampong Lhok Pu’uk, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara yang mengharapkan perhatian pemerintah, baik Kabupaten, Provinsi dan Pusat untuk merealisasikan infrastruktur berupa batu jeti di pesisir Laut Seunuddon.

Pada tanggal 17,18 dan 19 air laut di pesisir pantai Seunuddon tepatnya di Gampong Lhok Pu’uk sudah memporak porandakan permukiman penduduk, akibat ganasnya ombak pasang purnama di wilayah tersebut 38 rumah warga hancur dihantam ombak. Terpaksa warga mengungsi di Meunasah Gampong (Surau).

BACA JUGA...  Fauzi Yusuf: Luas Tanah Wakaf di Aceh Utara 1.723 Hektar Tersebar di 3.471 Lokasi

Salah satu warga yang rumahnya hancur dihantam ombak pasang purnama saat dikonfirmasi oleh media mengatakan hari ini rumah yang dulu ditempati bersama keluarga hancur di bawa ombak. “Rumah kami hancur di bawa ombak pasang purnama, dan kami mau tinggal dimana. Disini kami mencari rezeki dengan berlaut,” ucapnya dengan berlenang air mata didepan awak media, Kamis, (19/9).

BACA JUGA...  Pemkab dan Kemenag Aceh Utara Bersihkan Fasilitas Umum Pascabanjir Bandang di Langkahan

“Cuma harapan kami yang tinggal di pesisir ini, ada perhatian pemerintah untuk menyelamatkan Gampong kelahiran kami, pak Pj Bupati dan Pak Pj Gubernur tolong lihat kami,” ujarnya.

“Keluarga kami anak kami mau tinggal dimana, 38 rumah hancur dihantam ombak pasang purnama, hanya ini bisa kami katakan dan harapkan sama pemerintah, bangunkanlah batu jeti disepanjang bibir pantai Gampong kami,” ungkapnya.

BACA JUGA...  Sekda Aceh Utara Lantik 5 Pejabat PJT Pratama, Ini Pesannya

Berita Terkait

Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam
Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:32 WIB

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Berita Terbaru

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB