“Peringatan Nuzulul Quran ini hendaknya menjadi ruang refleksi bagi kita semua untuk lebih sabar dalam menghadapi berbagai ujian. Al-Qur’an mengajarkan umatnya untuk bersabar, bertawakal, dan tidak berputus asa.”
[Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH.].
- Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menjadi ruang spiritual sekaligus ruang dialog tentang pemulihan masyarakat pascabencana hidrometeorologi.
RAMADHAN YANG KHUSUK
MALAM itu, cahaya lampu Masjid Nurhasanah memantul lembut di antara rumah-rumah warga Kampung Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru.
Di tengah suasana Ramadan yang khusyuk, masyarakat berkumpul untuk mengikuti Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Quran 1447 Hijriah.
Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH., berdiri di hadapan jamaah. Suaranya tenang, namun sarat makna. Ia tidak hanya berbicara tentang ibadah, tetapi juga tentang harapan dan keteguhan hati menghadapi ujian yang beberapa waktu terakhir melanda daerah tersebut.
“Peringatan Nuzulul Quran ini hendaknya menjadi ruang refleksi bagi kita semua untuk lebih sabar dalam menghadapi berbagai ujian. Al-Qur’an mengajarkan umatnya untuk bersabar, bertawakal, dan tidak berputus asa,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang hadir malam itu, kalimat tersebut terasa sangat dekat dengan kenyataan hidup mereka.





