REFLEKSI IMAN DI TENGAH UPAYA BANGKIT PASCABENCANA

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah daerah berupaya memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan spiritual sekaligus ruang interaksi masyarakat.

PESAN LINGKUNGAN DI TENGAH PEMULIHAN

SELAIN membahas pemulihan pascabencana, Bupati Armia juga mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Ia mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, serta melakukan penghijauan di lingkungan sekitar.

BACA JUGA...  Baru Setahun Dibangun Jalan Harum Sari Retak Berlubang

Pesan tersebut memiliki makna penting, terutama di wilayah yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi.

Lingkungan yang terjaga dengan baik dapat membantu mengurangi risiko banjir dan berbagai dampak bencana lainnya. Kesadaran kolektif masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Bagi masyarakat Aceh Tamiang, upaya menjaga lingkungan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bagian dari ikhtiar bersama untuk melindungi kampung halaman mereka.

BACA JUGA...  Pembabatan Hutan di Wilayah TNGL Sikundur Tenggulun ‘Menggila’, Diduga ada Pembiaran

RAMADHAN MENJADI PENGINGAT

MALAM semakin larut ketika rangkaian Safari Ramadan itu berakhir. Jamaah perlahan meninggalkan Masjid Nurhasanah, namun pesan yang disampaikan masih terasa menggema.

Di tengah luka akibat bencana, masyarakat Aceh Tamiang diingatkan kembali pada nilai-nilai kesabaran dan keteguhan yang diajarkan Al-Qur’an.