REFLEKSI IMAN DI TENGAH UPAYA BANGKIT PASCABENCANA

[Foto Ilustrasi Digital Art/mediaaceh.co.id/Awelatam].

Dalam kesempatan Safari Ramadan tersebut, Bupati Armia juga memaparkan perkembangan penanganan pascabencana yang tengah dilakukan pemerintah daerah.

Data yang telah disampaikan kepada pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana menunjukkan skala dampak yang cukup besar.

Pada tahap pertama, tercatat sebanyak 37.888 unit rumah terdampak. Sementara pada tahap kedua, jumlahnya mencapai 37.200 unit.

Angka tersebut menggambarkan luasnya wilayah dan jumlah masyarakat yang merasakan langsung dampak bencana.

BACA JUGA...  PWI Aceh Salurkan Bantuan untuk Wartawan Terdampak Banjir 

Namun di balik angka-angka itu, ada cerita tentang ketahanan masyarakat yang terus berusaha bangkit.

BANTUAN DAN UPAYA PEMULIHAN

UPAYA pemulihan pascabencana terus dilakukan secara bertahap. Salah satu bentuk dukungan yang telah disalurkan kepada masyarakat adalah bantuan Dana Tunggu Hunian.

Program ini diberikan kepada keluarga yang rumahnya terdampak, sebagai bantuan sementara sambil menunggu proses pemulihan atau pembangunan kembali hunian mereka.

BACA JUGA...  Birokrasi di Tengah Bencana

Pada tahap pertama, Dana Tunggu Hunian telah disalurkan kepada 270 kepala keluarga. Sementara pada tahap kedua, bantuan tersebut diterima oleh 314 kepala keluarga.

Selain itu, bantuan stimulan dari Kementerian Sosial juga telah diberikan kepada masyarakat terdampak. Penyaluran bantuan tersebut dilakukan dalam beberapa tahap.

Pada tahap pertama, bantuan diberikan kepada 1.286 kepala keluarga. Tahap kedua menjangkau 7.729 kepala keluarga. Kemudian pada tahap ketiga disalurkan kepada 1.527 kepala keluarga, dan tahap keempat kepada 5.954 kepala keluarga.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam membantu masyarakat kembali menata kehidupan setelah bencana.