Rawa Gambut Tamiang: Surga Ekowisata Baru di Aceh yang Menyimpan Keindahan Alam dan Nilai Konservasi Tinggi

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surga Ekowisata Berbasis Konservasi

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama Dinas Pariwisata Aceh Tamiang kini sedang mengembangkan Rawa Gambut Tamiang sebagai destinasi ekowisata unggulan. Pengembangan ini tetap berpegang pada prinsip konservasi, menjaga agar ekosistem tidak terganggu oleh aktivitas wisata.

Beberapa konsep wisata ramah lingkungan yang telah mulai diperkenalkan antara lain:

BACA JUGA...  Expo Pemuda Kreatif Aceh, Spektakuler!

• Wisata susur rawa (river tour)

Menggunakan perahu kecil, wisatawan diajak menyusuri kanal alami yang membelah rawa gambut. Perjalanan tenang ini memberikan pengalaman melihat flora-fauna dari jarak dekat tanpa merusak habitat.

• Jalur trekking edukasi

Jalur ini memungkinkan pengunjung untuk berjalan kaki menikmati vegetasi rawa sambil mempelajari karakteristik tanah gambut, fungsi ekologis, hingga risiko kerusakan jika tidak dijaga.

BACA JUGA...  Masjid Raya Baiturrahman: Ikon Religius dan Sejarah Aceh

• Wisata fotografi alam

Pemandangan rawa di pagi dan sore hari menjadi momen terbaik untuk mengabadikan keajaiban alam.

• Observasi satwa liar

Birdwatching, pengamatan reptil, hingga pemantauan ikan rawa menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitas pecinta alam.

Sebagai destinasi ekowisata, Rawa Gambut Tamiang bukan hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga pengalaman belajar tentang pentingnya menjaga lingkungan.

BACA JUGA...  Pemko Akan Buka Perguruan Tinggi Pariwisata di Sabang

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:10 WIB

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB