Boleh jadi artinya, saat ini anak muda harus tampil, karena Aceh butuh pemimpin muda di tingkat gampong yang punya integritas, visi, dan keberanian seperti Zohran Mamdani. Anak muda Aceh jangan hanya menjadi tim sukses atau penonton. Sudah waktunya mereka menjadi aktor utama dalam perubahan.
Bayangkan, jika tiap gampong melahirkan satu Zohran Mamdani lokal—pemuda yang berani bicara untuk rakyat kecil, yang tidak takut berdiri melawan korupsi, dan yang konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat desa. Bisa jadi, Negeri ini akan makmur dalam kehidupan yang demokratis.
Sebagai penutup, penulis ingin menyampaikan bahwa, demokrasi bukan hanya milik kota besar seperti New York. Tetapi, demokrasi hidup di gampong-gampong Aceh, di setiap TPS tempat Pilchiksung akan digelar.
Dan, seperti Zohran Mamdani yang membuktikan bahwa politik bukan milik elit. Kini, giliran anak muda Aceh yang akan membuktikan bahwa masa depan gampong ada di tangan mereka sendiri.***.
Penulis : Akademisi Berdomisili di Banda Aceh




