Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 2 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Disebutkan pula bahwa komunikasi antara Satgas Galapana DPR RI dengan Menteri PUPR telah dilakukan dan pada prinsipnya memperoleh respons positif untuk mencari solusi terbaik bagi pembangunan ruas Jalan Nasional Aceh Tengah–Bener Meriah.

Di sisi lain, sebelumnya Wakil Ketua DPR Aceh, Salihin, meminta Kementerian PUPR mencopot Plt. BPJN Aceh, Zulkarnaini. Permintaan tersebut, sebagaimana diberitakan salah satu media daring pada 1 Juli 2026, didasari penilaian bahwa yang bersangkutan dinilai kurang responsif terhadap percepatan pembangunan jalan nasional yang dibutuhkan masyarakat di wilayah tengah Aceh.

BACA JUGA...  Coaching Yang Menyenangkan

Menyikapi adanya perbedaan pandangan tersebut, sejumlah pihak mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, pemerintah daerah, DPR RI, serta Kementerian PUPR untuk tetap mengedepankan semangat kebersamaan dalam mengawal pembangunan. Kritik dinilai tetap penting sebagai bentuk pengawasan publik, namun diharapkan disertai solusi yang membangun sehingga tidak menghambat proses percepatan pembangunan.

Sinergi antara pemerintah pusat, BPJN Aceh, pemerintah daerah, DPR RI, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar pembangunan Jalan Nasional Aceh Tengah–Bener Meriah dapat segera diwujudkan. Infrastruktur yang dibangun tidak hanya diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah untuk jangka panjang.(*)

BACA JUGA...  Lebih Baik Ijtihad Daripada Taklid

Berita Terkait

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama
Refleksi Kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Tantangan dan Harapan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB

Ketua Forum Pimred Multimedia Indonesia-Aceh, Muhammad Saleh, S.E, S.H, M.M,

PEMERINTAHAN

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agu 2026 - 15:17 WIB