Pesona Alam Krueng Blang Awe Meuredu Pidie Jaya, Menjadi Tujuan Wisata Asri dan Menarik

Kamis, 19 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE JAYA (MA) — Krueng Blang Awe yang terletak di Meuredu, Pidie Jaya, kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata alam yang menawarkan pesona luar biasa.

Kawasan ini, yang lebih dikenal dengan nama Lhok Tunong, semakin populer di kalangan masyarakat sebagai tempat berekreasi. Keindahan alamnya, dengan aliran sungai yang menari mengikuti lekuk bebatuan, menjadikan Krueng Blang Awe sebagai lokasi yang ideal untuk aktivitas arung jeram.

BACA JUGA...  Benteng Tugu Kutarih Bukti Perlawanan Masyarakat Alas Terhadap Belanda

Selain sebagai arena petualangan, Krueng Blang Awe juga menjadi tempat berkumpul bagi berbagai kelompok masyarakat yang ingin menikmati suasana alam yang tenang. Salah satunya adalah Gerakan Seniman Meuredu (GSMS) Pidie Jaya yang kerap mengadakan acara di sana.

Ketua GSMS, Sri Deva Magdalena, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap pesona sungai yang dihiasi bebatuan alami yang mempesona.

BACA JUGA...  PKA-8 Diundur ke November 2023

“Keindahan Krueng Blang Awe luar biasa. Saya sangat takjub dengan pemandangan alami yang ada, dan faktor kebersihannya menjadi hal yang perlu kita tingkatkan bersama agar tempat ini tetap asri,” ujar Sri Deva.

Selain itu, sejumlah pondok penjual minuman dan makanan ringan juga telah berdiri di kawasan wisata ini, memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung. Pengunjung dapat menikmati suasana sambil menyiapkan makanan sendiri seperti ikan bakar dan berbagai aktifitas lainnya.

BACA JUGA...  Muhammad Daud Tersenyum Puas dengan Panennya, Ini Jumlah Padi Yang Dihasilkan di Pidie Jaya 

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membaca pesan dan pidato pada Milad Samudra Pasai dan Aceh Utara ke-800 tahun

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Serukan Menjaga Amanah Indatu

Senin, 7 Sep 2026 - 20:31 WIB

PEMERINTAHAN

Pidie Jaya Cetak Ratusan Wirausaha Lewat TMT Batch IX 

Senin, 7 Sep 2026 - 19:50 WIB

HUKOM

Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Senin, 7 Sep 2026 - 19:03 WIB

NANGGROE

Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang

Senin, 7 Sep 2026 - 14:30 WIB