Muhammad Daud Tersenyum Puas dengan Panennya, Ini Jumlah Padi Yang Dihasilkan di Pidie Jaya 

Rabu, 20 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Daud seorang petani padi di Pidie Jaya sedang menjemur padi.

Muhammad Daud seorang petani padi di Pidie Jaya sedang menjemur padi.

PIDIE JAYA (MA) — Kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu wilayah penghasil padi unggulan di Aceh. Muhammad Daud, seorang petani di Gampong Manyang Lancok, Meureudu, terlihat puas dengan hasil panen musim tanam tahun ini.

Saat ditemui mediaaceh.co.id pada Rabu, 20 November 2024, sembari menjemur gabah, Daud mengungkapkan rasa syukurnya.

“Lon menggarap 3 naleh bijeh dan mereumpok hasil 5 ton (saya menggarap lahan seluas 3 naleh dan menghasilkan 5 ton),” tuturnya.

BACA JUGA...  Bupati Asel H. Mirwan MS Buka Forum OPD

Lahan seluas 3 naleh tersebut setara dengan 3/4 hektar, di mana 1 naleh sama dengan 2.500 meter persegi.
Panen kali ini merupakan panen kedua di tahun 2024 ini dimana hasil yang sama juga diperoleh pada panen sebelumnya.

Keberhasilan Muhammad Daud bukanlah kasus tunggal. Hampir seluruh petani di Pidie Jaya merasakan hasil panen yang baik pada tahun ini.

BACA JUGA...  166 Calon Jamaah Haji Pidie Jaya Dilepas Haru, Berangkat Menuju Tanah Suci Besok Sore

Data dari Dinas Pertanian dan Pangan Pidie Jaya menunjukkan hingga Oktober 2024, jumlah produksi padi di kabupaten ini mencapai 74.543 ton, dengan luas tanam 11.671 hektar dan luas panen 10.499 hektar. Produksi ini diproyeksikan terus meningkat hingga akhir tahun.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, jumlah produksi padi mencapai 84.439 ton dengan luas tanam 12.317 hektar dan luas panen 11.856 hektar. Sektor pertanian di Pidie Jaya terus menjadi tulang punggung ekonomi daerah, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 46,53 persen pada 2023.

BACA JUGA...  Akses Masuk Alur Mentawak Sangat Memprihatinkan, Warga Harap Pemerintah Peka

Berita Terkait

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan
Ayah Wa Umumkan Jadwal Pencairan Bantuan Rumah Rusak Malam Ini di Live TikTok 
Bupati Asel H. Mirwan MS Tetapkan Darurat Bencana untuk Masa 14 Hari
Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Rabu, 4 November 2026 - 08:15 WIB

Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Rabu, 4 November 2026 - 07:54 WIB

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Minggu, 1 November 2026 - 20:54 WIB

Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat terima pompa air foto bersama dengan Mendagri Tito Karnavian, Selasa (3/11).

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air

Rabu, 4 Nov 2026 - 07:54 WIB