Pendidikan sebagai Hak Dasar dan Tantangan Nyata di Aceh

Minggu, 28 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyebab Merosotnya Pendidikan

Ada sejumlah faktor yang mendorong kemerosotan pendidikan. Pertama, ketidakpedulian orang tua (fatherless) dalam mendampingi anak-anaknya belajar. Pendidikan seharusnya berawal dari rumah, tetapi tidak semua orang tua menyadari peran sentralnya. Kedua, kemiskinan, yang menyebabkan banyak keluarga tidak mampu membiayai kebutuhan dasar pendidikan. Ketiga, akses sekolah terbatas, terutama di daerah pedalaman yang jaraknya jauh dan sulit dijangkau. Keempat, pengaruh lingkungan sosial yang tidak mendukung semangat belajar, misalnya pergaulan yang cenderung mengarah pada kenakalan remaja.

BACA JUGA...  Berebut Mengaransemen “Kebenaran”

Faktor lain adalah minimnya kepedulian masyarakat dan pemimpin. Pendidikan kerap kali hanya dipandang sebagai urusan formalitas, bukan sebagai tanggung jawab kolektif. Selain itu, lemahnya kolaborasi lintas sektor dan absennya mekanisme pengawasan memperburuk keadaan. Tidak jarang pula, kebijakan pemerintah justru memperlihatkan ketidakpekaan terhadap aspirasi rakyat. Contoh nyata adalah rencana Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk menutup sejumlah sekolah.

BACA JUGA...  Wali Nanggroe Terima Dubes Rusia, Bahas Peluang Kerja Sama Aceh–Moskow

Penolakan terhadap Penutupan Sekolah

Kebijakan penutupan sekolah di Aceh Barat menuai protes keras dari berbagai pihak, terutama kalangan mahasiswa. Rivaldi, Ketua Umum HMI FKIP Universitas Syiah Kuala, menegaskan bahwa kebijakan tersebut adalah bentuk pengabaian terhadap hak dasar anak untuk memperoleh pendidikan. Bahkan, muncul potret memilukan di mana siswa menangis karena sekolah mereka akan ditutup. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah gagal memahami suara rakyatnya^3.

BACA JUGA...  Soal Mualem Diserang, T Azril: Kubu Irwandi dan H2O Duluan

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB