Nokhtah Hitam Kebijakan Nova

Minggu, 28 Maret 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berbagai masalah tersebut sepertinya kepemimpinan Gubernur Nova Iriansyah lemah dan tidak mampu mengelola birokrasi dengan baik, sehingga berbagai masalah datang.

Berbagai masalah diatas juga tidak terlepas pada peranan birokrasi, dimana dalam penepatan posisi jabatan lebih banyak muatan politik daripada profesional sesuai dengan bidang masing-masing.

Nah, pertanyaan adalah bagaimana program reformasi birokrasi yang didegungkan Sekda Aceh, apakah hanya terkesan slogan saja, tanpa mampu menyelesaikan dan menjawab berbagai masalah selama ini terjadi.

BACA JUGA...  Tirani dan Amanah yang Dikhianati

Kasus-kasus diatas membuktikan perencanaan dan realisasi program sepertinya lebih pada menghabiskan anggaran.

Sebagai contoh misalnya Kapal Aceh Hebat, baru saja di beli dan sudah berlayar namun sudah mulai rusak, sudah wajar publik curiga dalam pengadaan kapal tersebut.

Begitu juga dengan program leumoe pijut (Lembu Kurus) ada masalah dalam proses tender dan pelaksanaannya, sehingga menuai kasus ditindak aparat penegak hukum pidana korupsi dan sekarang masalah pengadaan handuk bagi korban konflik.

BACA JUGA...  Kepentingan Terusik, Wartawan Diancam

Kok bisa lolos program handuk tersebut, kok tak selektif sekda, yang katanya beliau sangat selektif dan ketat perumusan anggaran dengan Tim TAPA, sepertinya Pemerintah Aceh gagal reformasi birokrasi

Berita Terkait

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terbaru

Eks GAM Denmark Tarmizi Age.

PEMERINTAHAN

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:03 WIB

NEWS FEATURE

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:31 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB