Nokhtah Hitam Kebijakan Nova

Minggu, 28 Maret 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Begitu juga dengan masalah investasi, sepertinya pemerintahan dibawah Nova Iriansyah, belum punya road mad yang jelas, buktinya adalah masalah investasi Uni Emirat Arab (UEA) sektor destinasi wisata Pulau Banyak, terkesan ada tolak tarik kepentingan di internal pemerintah Aceh, dan tidak konsisten dalam penentuan daerah investasi yang sering berubah-ubah.

Terkesan politis dan sepertinya tim staf sus Gubernur bidang investasi terlalu bernafsu. Seharusnya Gubernur Nova Iriansyah beserta timnya konsisten membangun investasi wisata, kalau sudah ditentukan di Pulau Banyak ya konsisten dijalankan.

BACA JUGA...  Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Begitu juga dengan Kawasan Indutri Aceh (KIA) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), sampai saat ini belum ada terobosan dan upaya mempercepat menghidupkan kawasan sentral industri di Aceh, terkesan lambat, penyebabnya salah satunya adalah disektor pelayanan, sehingga malah ironisnya ada investor yang sudah berkomitmen investasi, harus angkat koper, akibat lambatnya birokrasi dalam memenuhi kebutuhan para investor.

BACA JUGA...  Perkembangan Pesat Perbankan Syariah di Indonesia: Kualitas Pelayanan Jadi Kunci Utama

Pemerintah Aceh dibawah Gubernur Nova Iriansyah dengan anggaran yang besar belum mampu membawa Aceh menjadi Hebat sesuai visi yang ingin dicapai, dan kegagalan dalam berbagai kebijakan dan program bukan diakibatkan pandemi, namun lemah pada kepemimpinan Gubernur, karena gagalnya dalam melakukan reformasi birokrasi salah satunya. (*)

Berita Terkait

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku
Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal
Dari Ruang Curhat
Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 
Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh
Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:56 WIB

Korupsi Tak Pernah Kehabisan Pelaku

Selasa, 29 September 2026 - 17:40 WIB

Menagih Janji “Manis” Bupati Asel:  Antara Beban Moral dan Realita Fiskal

Sabtu, 12 September 2026 - 09:38 WIB

Dari Ruang Curhat

Rabu, 2 September 2026 - 13:07 WIB

Problem Aceh Selatan, WPR Versus  Tambang Ilegal 

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Hari Damai, Bendera, Dan Pertarungan Politik Aceh

Berita Terbaru

 Helmi ketua PETA Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Masyarakat Gayo Dorong Pemekaran ALA

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:46 WIB

RAGAM BERITA

FPRMI Aceh Bahas Batas Pidana Pers

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:25 WIB

Puncak Gunung Lubuk Layu Samadua yang biasanya tampak menghijau dari kejauhan sekitar 3-4 Km, mini terlihat diliputi kabut asap.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Asap Kepung Aceh Selatan, Kapolres: Gunakan Masker 

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:19 WIB

EKBIS

Dukung UMKM, Bank Aceh Terima Apresiasi ILO

Kamis, 15 Okt 2026 - 16:13 WIB