Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mangrove yang ditanam tidak menyanyikan lagu kebangsaan.

Tetapi hutan itu ikut menjaga pesisir, menyediakan ruang hidup bagi biota, dan membantu menopang kehidupan masyarakat.

Begitu pula sungai dan muara.

Keduanya bukan hanya jalur air, melainkan bagian dari kehidupan masyarakat Aceh Tamiang.

Pekerjaan Belum Selesai

PELEPASLIARAN 640 anakan Tuntong Laut bukanlah akhir dari konservasi.

BACA JUGA...  Pos Koramil Darul Falah Diresmikan, Perkuat Stabilitas dan Pelayanan Masyarakat

Justru setelah dilepas, tantangan berikutnya dimulai.

Apakah mereka mampu bertahan?

Apakah habitatnya tetap tersedia?

Apakah mangrove terus tumbuh?

Apakah kawasan pesisir tetap terlindungi?

Dan apakah perubahan yang terjadi akibat sedimentasi serta pengerukan dapat dikelola dengan baik?

Pertanyaan-pertanyaan itu membutuhkan pekerjaan lanjutan.

Demikian pula dengan muara.

Pengerukan dapat membuka jalur yang dangkal, tetapi keberlanjutan fungsi muara membutuhkan pengelolaan sedimentasi secara terus-menerus dan terukur.

BACA JUGA...  Migrasi Politik Eks Kombatan GAM Ke Partai Nasional

Masyarakat nelayan juga membutuhkan kepastian bahwa jalur perairan tetap aman dan dapat digunakan.

Di sinilah tantangan Kuala Pusong Kapal berada.

Bukan sekadar bagaimana membuka kembali muara, tetapi bagaimana memastikan kawasan tersebut tetap sehat setelah pekerjaan selesai.

Bukan hanya berapa banyak satwa yang berhasil dilepas, tetapi bagaimana memastikan habitatnya tetap layak untuk kehidupan.

BACA JUGA...  KETIKA WARTAWAN JUGA KORBAN

Penulis : Syawaluddin

Editor : Syawaluddin Ksp

Sumber Berita: YSLI

Berita Terkait

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan
Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong
Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional
Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir
PMI Perkuat Pemulihan Air Bersih Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi: Solidaritas Kemanusiaan yang Menghidupkan Harapan
Fadlon Apresiasi CT ARSA Foundation dan AirNav Indonesia, Rumah Inspirasi Jadi Tonggak Pemulihan Aceh Tamiang
ASN TNI Juga Harus Siap Bertempur
Armia Satukan Langkah Pemulihan Pascabencana

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Dari Makam Pahlawan, Aceh Tamiang Merawat Ingatan Perjuangan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Doa Dan Merah Putih: Ikhtiar Korem 011/lilawangsa Merawat Nasionalisme di Tanah Rencong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Enam Bulan Memulihkan Rantau Setelah Banjir

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:31 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB