Pelatihan bagi generasi muda, pertunjukan rutin, dokumentasi, festival budaya hingga pengenalan alat musik di lingkungan pendidikan dapat menjadi cara untuk mempertemukan Gegedem dengan generasi baru.
Media digital juga dapat dimanfaatkan.
Suara Gegedem dapat direkam dan diperkenalkan melalui platform digital. Proses pembuatannya dapat didokumentasikan. Cerita mengenai sejarah dan penggunaannya juga dapat dikemas dalam bentuk yang lebih dekat dengan anak muda.
Di sisi lain, keberadaan para pengrajin perlu mendapat perhatian.
Mereka bukan hanya pembuat alat musik, tetapi juga penjaga pengetahuan tradisional yang mungkin tidak tertulis dalam buku.
Jika keterampilan itu hilang, proses menghidupkan kembali Gegedem akan menjadi jauh lebih sulit.
Agar Suaranya Tidak Berhenti
Gegedem adalah salah satu suara yang lahir dari Tanah Gayo.
Ia pernah hadir dalam ruang adat, mengiringi kesenian dan bahkan dikaitkan dengan sejarah perjuangan masyarakat pada masa lalu.
Kini tantangannya berbeda.
Bukan lagi bagaimana menggunakan Gegedem dalam sebuah pertunjukan, tetapi bagaimana memastikan alat musik tersebut tetap dibuat, dimainkan dan dikenali oleh generasi yang akan datang.
Sebab ketika sebuah alat musik tradisional hilang, yang lenyap bukan hanya benda yang bisa dipukul dan menghasilkan suara.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya















