BANDA ACEH (MA) — Aceh, tanah rencong yang kaya akan sejarah, menyimpan banyak peninggalan budaya yang penuh makna.
Salah satu yang paling menarik adalah Gunongan, sebuah monumen cinta yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda untuk permaisurinya, Putroe Phang.
Bangunan ini menjadi simbol kasih sayang yang abadi dan juga merupakan bukti kejayaan masa lalu Kerajaan Aceh Darussalam.
Kisah Cinta di Balik Gunongan
Putroe Phang, seorang putri dari Pahang, Malaysia, adalah permaisuri cantik Sultan Iskandar Muda.
Meskipun hidup di istana megah, Putroe Phang kerap merindukan kampung halamannya yang dipenuhi perbukitan indah.
Mengetahui hal itu, Sultan membangun Gunongan, sebuah gunung mini sebagai tiruan dari perbukitan di Pahang, demi mengobati kerinduan sang permaisuri.
Keindahan Arsitektur Gunongan
Gunongan terletak di Jalan Teuku Umar, Banda Aceh, berseberangan dengan Kerkoff Peutjoet, kompleks makam serdadu Belanda.
Bangunan ini memiliki bentuk unik berbentuk bunga dengan tiga tingkat. Pada tingkat tertinggi, terdapat mahkota tiang yang menjadi simbol keagungan.
Detail Arsitektur
– Bentuk Bangunan: Bersegi enam menyerupai bunga.
– Ukuran dan Tinggi: Meskipun kecil, bangunan ini mencerminkan estetika abad ke-17.




