Mencoba Lari ke Medan, Pemilik Ladang Ganja Satu Hektar Tertangkap 

Senin, 3 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka pemilik kebun ganja di Kluet Timur Aceh Selatan berinisial MD (40), yang sudah diamankan di Mako Polres Aceh Selatan, Minggu, (2/6).(poto/mediaaceh.co.id /istimewa).

Tersangka pemilik kebun ganja di Kluet Timur Aceh Selatan berinisial MD (40), yang sudah diamankan di Mako Polres Aceh Selatan, Minggu, (2/6).(poto/mediaaceh.co.id /istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Setelah melakukan pengembangan dari penemuan ladang ganja di perbukitan kawasan hutan Dusun Tanah Munggu, Gampong Durian Kawan, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Jumat, (31/5), akhirnya  tim Opsnal Satres Narkoba Polres Aceh Selatan Polda Aceh berhasil mengamankan seorang pria inisial  SD (40) petani warga Kluet Timur Aceh Selatan yang diduga sebagai pemilik ladang Ganja.

BACA JUGA...  Tak Lama Setelah Mencuri Residivis Ranmor Diringkus Satreskrim Polres Sabang

Terduga pemilik kebun seluas lebih kurang satu hektar itu, diamankan, saat yang bersangkutan hendak melarikan diri ke Medan, Sabtu, (1/6).

Kapolres Aceh Selatan AKBP Mughi Prasetyo Habrianto  melalui Kasatres Narkoba Iptu Narsyah Agustian, mengatakan,  penangkapan itu dilakukan setelah melakukan penyelidikan dan pengintaian terhapus pelaku

“Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan dari penemuan ladang ganja seluas 1 hektar sebelumnya, Tim kami pada hari,  Sabtu, (1/6), mendapatkan informasi bahwa pemilik ladang  ganja tersebut adalah SD, yang hendak melarikan diri ke Medan Sumatra Utara dengan naik mobil penumpang.

BACA JUGA...  Kapolda Aceh Kunker ke Polres Subulussalam

Selanjutnya dengan gerak cepat, sekira pukul 11.00 Wib tim Opsnal berhasil menangkap dan mengamankan SD di Jalan Nasional Tapaktuan- Medan Gampong Ujung Padang Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan,” kata Iptu  Narsyah di Tapaktuan, Minggu (2/6).

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu
Pinjam Scoopy Teman, Pria di Aceh Besar Malah Gadaikan Rp6 Juta
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Polresta Banda Aceh Usut Laporan Dugaan Pelecehan Seksual di Bugar Refleksi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Rabu, 9 September 2026 - 23:25 WIB

Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik

Senin, 7 September 2026 - 19:03 WIB

Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB