Ketua PWI Sabang Kecam Ancaman Oknum Wartawan Terhadap Sejumlah Kepala Dinas

Senin, 7 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalaluddin Zky Ketua PWI Kota Sabang

Jalaluddin Zky Ketua PWI Kota Sabang

PWI Kota Sabang menegaskan bahwa wartawan profesional tidak pernah mengintimidasi atau memeras narasumber, apalagi demi keuntungan pribadi.

Ia mengingatkan seluruh OPD agar waspada terhadap individu yang mencatut nama media dan menyalahgunakan profesi pers untuk aksi kotor.

“Kalau ada wartawan seperti ini, bukan dia yang mencoreng nama PWI atau jurnalis, tapi dia sudah masuk wilayah hukum. Penegakan hukum harus tegas,”

BACA JUGA...  Istilah Tsunami Perlu Diusung Menjadi Smong

Ditambahkannya, yang wartawan tugasnya mencari, mengkonfirmasi, melengkapi data dan fakta baru kemudian mengolah menjadi sebuah berita yang berimbang. Namun, perlu dilakukan kroscek dengan benar berita sebelum ditayang apakah sudah sesuai dengan UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik serta 5W 1H.

“Jika memang dia seorang wartawan yang profesional dia itu tau bagaimana menjalankan tugas jurnalistik yang benar, bukan mencari-cari keuntungan apalagi dikarenakan kepentingan pribadi. Tidak tercapai maksud kemudian tulis berita, ada UU yang mengatur bukan suka hati, selanjutnya jika masuk rumah orang ada “Kum dan Lam” lah hargai wartawan setempat jangan seperti preman karena dalam dunia jurnalistik tidak kata preman., tutup Jalaluddin Zky (R)

BACA JUGA...  Satreskrim Polres Sabang Ringkus Maling Mesin Babat dan Hand Tracktor di Balohan

Berita Terkait

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:24 WIB

Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Wagub Aceh Raih Penghargaan Penguat Ekonomi Syariah

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:34 WIB

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB