Kelola Sumur Minyak Eks Tajakan Pertamina, BUMD PT.KP Rugi Rp1,9 Miliar, Salah Pengelolaan?

Senin, 22 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Syawaluddin Redaktur Pelaksana mediaaceh.co.id. Ketua Komunitas Jurnalis Lingkungan (KJL) Aceh.

Syawaluddin Redaktur Pelaksana mediaaceh.co.id. Ketua Komunitas Jurnalis Lingkungan (KJL) Aceh.

Keterampilan Adaptasi; Para profesional di sektor minyak dan gas perlu beradaptasi karena lingkungan selalu berubah. Mereka harus mampu mengambil pengetahuan, metode, dan teknologi baru dengan cepat dan terbuka terhadap perubahan. Mereka harus mampu berpikir kreatif dan memecahkan masalah dengan cara-cara baru.

Nah, jika prosedural di atas sudah dilakukan, bisa dipastikan PT.KP tidak bakal merugi. Dan itu diakui oleh Direktur Utama BUMD PT.KP bahwa pengelolaannya belum maksimal. Lalu bagaimana PT.KP menutupi kerugian tersebut?.

BACA JUGA...  ‘Carut Marut’ Pelayanan PDAM Tirta Tamiang, Gobang: Selesaikan Masalah Hulu

Sebab jangankan memberikan keuntungan terhadap Kabupaten Aceh Tamiang, malah BUMD PT.KP ini mengalami kerugian mencapai Rp1,9 miliar sejak 1 Desember 2023 sampai 31 Maret 2024.

Direktur PT.KP, Fauzi menyebut, kalau produksi sumur minyak milik PT Pertamina Rantau oleh BUMD Tamiang dimulai sejak 1 Desember 2023 sampai saat ini, namun sejak awal hingga 31 Maret 2024, BUMD sudah mengalami kerugian atau terutang 1400 barel minyak mentah terhadap PT Pertamina karena pengelolaannya belum profesional.

BACA JUGA...  ‘Not Buying a Party’, Tapi Partai yang Memberi Sampan Politik

Tetapi Fauzi tidak menyebut sebab terjadinya kerugian, apakah karena tidak adanya SDM dan atau kelalaian dalam pelaksanaan drilling.

Sebaliknya, Fauzi menceritakan masalah kerja sama operasi yang tertuang dalam
Kesepakatan Kerja Sama Operasi (KSO) antara BUMD PT Kualasimpang Petrolium dengan pihak PT Pertamina pada 6 April 2023, PT Kualasimpang Petrolium mengelola 31 sumur di area Kualasimpang Timur dan Bukit Tiram dengan produksi dasar yang ditetapkan PT Pertamina sebesar 29 barel per hari

BACA JUGA...  ‘Maop’ SPPD dan ‘Busuknya’ Tata Kelola Anggaran Swakelola

Berita Terkait

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko
60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah
Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang
Konfirmasi Bukan Ancaman; Ketika Pertanyaan Sederhana Dijawab dengan Birokrasi
Menunggu Negara di Skema Bantuan Banjir Aceh Tamiang
NEGARA YANG LUPA MENGHITUNG PENYEWA
Jalan Terjal Menuju Sekolah di Hulu Tamiang
Negara Absen, Hutan Mangrove Dikorbankan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:12 WIB

Migas; Mencari Cadangan, Menghadapi Risiko

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 September 2026 - 13:44 WIB

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Senin, 25 Mei 2026 - 12:45 WIB

Konfirmasi Bukan Ancaman; Ketika Pertanyaan Sederhana Dijawab dengan Birokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:17 WIB

Menunggu Negara di Skema Bantuan Banjir Aceh Tamiang

Berita Terbaru

HUKOM

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:13 WIB

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB