Kelola Sumur Minyak Eks Tajakan Pertamina, BUMD PT.KP Rugi Rp1,9 Miliar, Salah Pengelolaan?

Syawaluddin Redaktur Pelaksana mediaaceh.co.id. Ketua Komunitas Jurnalis Lingkungan (KJL) Aceh.

Akibat tidak profesional serta proporsional dan atau pemaksaan dalam pengelolaannya plus skill teknis dan non teknis belum terdukung jadi salah satu penyebab kerugian. Salah siapa?.

RASANYA JADI LELUCON, jika Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aceh Tamiang. PT. Kualasimpang Petrolium (PT.KP) merugi Rp1,9 miliar rupiah, kelola 31 eks Tajakan Sumur Minyak Pertamina di area Kualasimpang Timur.

BACA JUGA...  Jalan Terjal Menuju Sekolah di Hulu Tamiang

Artinya, ada hal yang salah dalam pengelolaan cakupannya, seperti; Sumber Daya Manusia (SDM), Tenaga skill khusus drilling, Analisis sumber cadangan minyak yang terkandung, Pengetahuan tentang reaksi kimia serta kemampuan non teknis untuk minyak dan gas bumi.

Singkatnya, keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan di bidang minyak dan gas mencakup berbagai keterampilan teknis dan non-teknis.

BACA JUGA...  NEGARA YANG LUPA MENGHITUNG PENYEWA

Keahlian teknologi di bidang teknik pengeboran, teknik reservoir, teknik produksi, teknik mesin, teknik elektro, dan teknik proses sangatlah penting.

Yang juga penting adalah kompetensi non-teknis termasuk kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, keselamatan, kerja tim, dan pemecahan masalah. Pekerjaan minyak dan gas cocok untuk para profesional dengan keterampilan ini.

Pertanyaannya, apakah PT.KP sudah miliki kemampuan cakupan tersebut. Bagaimana bisa berhasil jika skill dan kemampuan non teknis saja belum ada.