Dua Dekade Pasca Damai, Aceh Menuju Fase Kemandirian dan Kesejahteraan

Senin, 11 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerhati sosial Dr. Usman Lamreung,M.Si.

Pemerhati sosial Dr. Usman Lamreung,M.Si.

Isu-isu strategis seperti Qanun Bendera dan Lambang memerlukan solusi elegan yang menjaga marwah Aceh tanpa memutus komunikasi dengan pemerintah pusat. Begitu pula peran Lembaga Wali Nanggroe diharapkan bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga penguat adat, budaya, dan persatuan masyarakat.

“Aceh memiliki 26 kewenangan khusus, ini adalah modal besar untuk melangkah. Yang dibutuhkan sekarang adalah konsolidasi elit, kekompakan politik lokal, dan tekad kuat menutup buku konflik masa lalu. Pemerintahan yang bersih, bebas korupsi, pro-rakyat, dan berorientasi pada hasil akan membawa Aceh bergerak dari fase damai menuju fase sejahtera,” tegas Usman.

BACA JUGA...  Aceh Utara Kirim 20 Peserta untuk 10 Cabang MQK Aceh

Rakyat Aceh, tambahnya, menaruh harapan besar pada kepemimpinan saat ini. Optimisme dan kepercayaan publik harus dijawab dengan kinerja nyata. Jika pemerintah Aceh mampu menjaga sinergi dengan pemerintah pusat sambil tetap berpihak kepada rakyat, maka cita-cita Aceh yang tegak, berdaulat di tanah sendiri, dan sejahtera untuk semua akan menjadi kenyataan.(Sayed Panton)

BACA JUGA...  Pergub JKA Dicabut, Mualem: Mari Bersatu untuk Rakyat 

Berita Terkait

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB