Dataran Tinggi Gayo Aceh, Destinasi Liburan Tahun Baru yang Menawan

Jumat, 27 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Objek wisata dataran Gayo Aceh Tengah.

Objek wisata dataran Gayo Aceh Tengah.

TAKENGON (MA) — Dataran Tinggi Gayo di Kabupaten Aceh Tengah kembali menjadi primadona wisatawan untuk menghabiskan liburan Tahun Baru. Dengan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang memukau, kawasan ini semakin dikenal sebagai destinasi liburan yang menawarkan kedamaian dan keindahan alam yang tiada duanya.

Farman, salah satu pengelola wisata di kawasan Klitu, Kecamatan Bintang, Jum’at, (27/12) pada media mengatakan bahwa penginapan di tempatnya selalu penuh setiap kali liburan Tahun Baru tiba. “Penginapan kami yang mengusung konsep naturalis dengan pemandangan indah Danau Lut Tawar menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan,” ujarnya.

BACA JUGA...  Wanita Aceh Tenggara Ditemukan Tewas Tenggelam

Sebutnya, para pengunjung dapat menikmati keindahan alam danau yang mempesona dengan udara segar yang menenangkan, menjadikannya tempat ideal untuk berlibur bersama keluarga atau teman.

Selain keindahan alam yang luar biasa, harga tiket dan akomodasi yang terjangkau menjadi alasan lain mengapa Dataran Tinggi Gayo menjadi pilihan utama para pelancong. “Wisata yang murah dan akses yang relatif mudah menjadikan kawasan ini sebagai tujuan favorit bagi mereka yang ingin menikmati liburan tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” tambah Farman.

BACA JUGA...  Ribuan Wisatawan Kunjungi Objek Tapak Tuan Tapa dan Pantai Putih Asel

Namun, di balik pesonanya, kawasan ini juga menghadapi tantangan, terutama dalam hal ketersediaan tenaga kerja. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan, pengelola wisata mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang cukup.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

HUKOM

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:13 WIB

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB