DAS TAMIANG; KETIKA HUTAN PERGI, AIR DATANG TANPA AMPUN

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balok itu Datang, Karena Diundang.

Balok itu Datang, Karena Diundang.

MENGAPA BANJIR BANDANG TAK TERELAKKAN

SECARA ilmiah, banjir bandang Aceh Tamiang merupakan konsekuensi langsung dari kerusakan ekosistem DAS.

Deforestasi menghilangkan intersepsi hujan dan daya serap tanah. Perkebunan sawit dan lahan terbuka mempercepat aliran permukaan.

Aktivitas tambang meningkatkan sedimentasi yang menyempitkan sungai. Fragmentasi lanskap memutus hubungan ekologis antara hulu dan hilir.

BACA JUGA...  PT PEMA Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh Tamiang

Kesimpulannya tegas; banjir 26–27 November 2025 adalah bencana ekologis buatan manusia.

NEGARA YANG TERLAMBAT BELAJAR

EVALUASI menunjukkan kegagalan berulang dalam tata kelola sumber daya alam. Tata ruang kerap dikalahkan oleh kepentingan ekonomi jangka pendek.

Izin diberikan tanpa perhitungan daya dukung lingkungan yang memadai. Penegakan hukum lingkungan berjalan sporadis dan reaktif.

BACA JUGA...  Jama'ah Perwiridan Asrama Kodam I/BB Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Tengah

Monitoring pun lemah. Tidak ada sistem peringatan dini berbasis DAS. Data kerusakan hutan tidak dijadikan pijakan utama kebijakan.

Pengawasan izin berhenti pada administrasi, bukan kondisi lapangan. Ketika banjir datang, negara sibuk merespons—bukan mencegah.

MENYELAMATKAN DAS TAMIANG

MASALAH UTAMA: Deforestasi masif, Ekspansi sawit tanpa kendali, Tambang merusak sempadan sungai dan Lemahnya pengawasan izin.

Berita Terkait

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang
Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang
Ayah Wa Temui BNPB, Perjuangkan Pemulihan Pascabanjir di Aceh Utara
Rakyat Butuh Solusi, Bukan Alasan, Salihin: Copot Kepala BPJN Aceh 
Aceh dan Janji yang Belum Tuntas

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ketika Jalan Kembali Terang

Senin, 6 Juli 2026 - 13:10 WIB

Dari Lumpur dan Arus Deras, Armia Pahmi Menata Kembali Aceh Tamiang

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Di Tengah Gelombang Aceh, ABAS Memilih Jalur Konstitusional

Minggu, 16 Agu 2026 - 10:13 WIB