Bukit Kerang Aceh Tamiang: Jejak Peradaban Purba yang Menjadi Destinasi Wisata Edukasi Paling Unik di Sumatera

Senin, 10 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penataan kawasan hijau

Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah memproses Bukit Kerang untuk masuk dalam program pelestarian situs budaya tingkat nasional. Jika berhasil, Aceh Tamiang akan memiliki salah satu situs prasejarah paling penting di wilayah Sumatera bagian utara.

Kepala Dinas Pariwisata menegaskan, “Bukit Kerang bukan hanya harta sejarah Aceh Tamiang. Ia adalah aset ilmu pengetahuan Nusantara. Kami ingin generasi muda memahami jejak peradaban ini, sekaligus menjadikannya magnet wisata yang bermanfaat bagi ekonomi masyarakat.”

BACA JUGA...  Hingga Ke Belanda Rafli Promosikan Seni Budaya Aceh

Akses Mudah dan Cocok untuk Semua Kalangan

Untuk mencapai Bukit Kerang, wisatawan hanya perlu menempuh sekitar 25–30 menit dari pusat pemerintahan Aceh Tamiang. Jalan menuju lokasi sudah cukup baik, dan area parkir juga tersedia.

Destinasi ini cocok untuk:

Wisata keluarga

Study tour sekolah dan kampus

Penelitian arkeologi

Trip komunitas

Wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan Aceh

BACA JUGA...  Menteri Nusron Tegaskan Keadilan Pilar Bangun Bangsa

Harga tiket masuk sangat terjangkau sehingga menjadi pilihan favorit pengunjung lokal maupun luar daerah.

Ajak Keluarga Menjelajahi Jejak Sejarah Aceh Tamiang

Dengan keunikan sejarah, keindahan alam, serta nilai edukasi yang tinggi, Bukit Kerang Aceh Tamiang layak menjadi destinasi wajib bagi siapa pun yang berkunjung ke wilayah perbatasan Aceh–Sumatera Utara ini.

BACA JUGA...  Komunitas Film di Aceh Diharapkan Lahirkan Karya Bersama

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB