Bantayan Seunuddon Masuk 15 Besar Desa Wisata Nusantara 

Kamis, 16 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Aceh Utara Dr. Drs. Mahyuzar, M. Si

Pj Bupati Aceh Utara Dr. Drs. Mahyuzar, M. Si

Penetapan ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Pengumuman tersebut ditandatangani oleh Ketua Tim Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 Nursaid, S.Sos, MM.

Dalam lampiran pengumuman disebutkan 15 desa peringkat terbaik Kategori I (desa sangat tertinggal/tertinggal/berkembang) Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023, yakni Desa Bansri, Kabupaten Blora (Jawa tengah), Desa Bantayan Kabupaten Aceh Utara (Aceh), Desa Golo Loni Kabupaten Manggarai Timur (NTT), Desa Guci Kabupaten Tegal (Jawa Tengah), Desa Iso Kabupaten Maluku Tenggara (Maluku), Desa Kalipelus Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), Desa Kiluan Negeri Kabupaten Tanggamus (Lampung).

BACA JUGA...  Warga SMP Negeri 2 Seunuddon Galang Dana untuk Palestina

Berikutnya Desa Labengki, Kabupaten Konawe Utara (Sulawesi Tenggara), Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang (NTT), Desa Lukpanenteng, Kabupaten Banggai Kepulauan (Sulawesi Tengah), Desa Malung, Kabupaten Banyumas (Jawa Tengah), Desa Partungko Naginjang, Kabupaten Samosir (Sumut), Desa Pela, Kabupaten Kutai Kertanegara (Kaltim), Desa Tanjung Lanjut, Kabupaten Muaro Jambi (Jambi), dan Desa Waetuwo, Kabupaten Wajo (Sulsel).

BACA JUGA...  Kapal Apung Lampulo: Monumen Kenangan Tsunami yang Menyentuh Hati

Penjabat Bupati Aceh Utara Dr. Drs. Mahyuzar, M.Si, secara khusus menyampaikan selamat dan sukses kepada geusyik dan aparatur Gampong Bantayan, Kecamatan Seunuddon yang sukses meraih penghargaan sebagai Desa Wisata Nusantara Tahun 2023, yakni dengan terpilihnya 15 besar peringkat terbaik desa wisata oleh Kementerian Desa dan PDTT.

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

HUKOM

Kajari Panggil Dua Pejabat Disdikbud Aceh Tengah 

Sabtu, 24 Okt 2026 - 22:13 WIB

NEWS FEATURE

ORARI Aceh Tamiang Perluas Pos Pantau Bencana

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:16 WIB