Bantayan Seunuddon Masuk 15 Besar Desa Wisata Nusantara 

Kamis, 16 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Aceh Utara Dr. Drs. Mahyuzar, M. Si

Pj Bupati Aceh Utara Dr. Drs. Mahyuzar, M. Si

LHOKSUKON (MA) – Gampong Wisata Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara terpilih dalam peringkat terbaik 15 besar Desa Wisata Nusantara Tahun 2023, untuk kategori Desa Sangat Tertinggal/Tertinggal /Berkembang.

Hal itu sebagaimana diumumkan oleh Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Pengumuman Nomor 1251/PDP.01.03/XI/2023 tanggal 15 November 2023, tentang 15 Besar Katagori I: Desa Sangat Tertinggal/Tertinggal/Berkembang, dan 15 Besar Kategori II: Desa Maju/Mandiri, Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023.

BACA JUGA...  Dayan Albar: Pasar Murah Membantu Masyarakat di Tengah Pandemi

Pengumuman itu menyebutkan bahwa berdasarkan hasil penilaian presentasi, wawancara, dan verifikasi lapangan Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 sebagaimana tertuang dalam Berita Acara Hasil Akhir Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 Nomor 1241/PDP.01.03/XI/2023 dan Nomor 1242/PDP.01.03/XI/2023 tanggal 14 November 2023.

Peserta yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir dan berhak menerima penghargaan adalah 15 desa peringkat terbaik pada Kategori I dan 15 desa peringkat terbaik Kategori II. Peserta yang dinyatakan masuk sebagai 15 desa peringkat terbaik pada setiap kategori akan diundang untuk menerima penghargaan pada malam apresiasi Pemenang Lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2023 pada Hari Jumat, 24 November 2023, di Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, Kabupaten Lombok Barat Provinsi NTB.

BACA JUGA...  Sayembara Maskot PKA ke-8 Ditutup 25 Mei, Segera Kirim Karyamu!

Berita Terkait

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo
Rapai Geurimpheng, Seni Tradisi Aceh yang Menyatukan Bunyi, Gerak dan Syair

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 00:53 WIB

Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh

Berita Terbaru

Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M. Si.

PEMERINTAHAN

Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:51 WIB