Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan

Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Setiap kekerasan terhadap wartawan adalah serangan terhadap demokrasi. Tapi ketika anak-anak ikut menjadi korban, tragedi itu naik derajat: Menjadi bukti bahwa negara bukan hanya gagal menegakkan hukum, tapi gagal menjaga kemanusiaan.

Empat anak di Aceh Tengah tumbuh dalam sunyi, membawa ingatan tentang ayah mereka yang dipukuli. Seorang wartawan di Subulussalam terus menulis dalam ketakutan.

BACA JUGA...  Tim Paslon 02 Bantah Tudingan Provokasi dan Kekerasan dalam Kericuhan Pemilihan BEM Unimal

Dan di antara mereka, negara berdiri di tengah, tapi tak berpihak.

Kebebasan pers di negeri ini tak mati dalam sekejap, Ia sekarat perlahan [di tangan birokrasi yang lamban, aparat yang takut, dan masyarakat yang memilih diam].

Namun sejarah selalu menulis satu hal: Ketika suara dibungkam, diam pun akhirnya menjadi perlawanan. [].