Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan

Sabtu, 18 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Anak-Anak yang Menyaksikan Kekerasan. [Foto Dok. | mediaaceh.co.id | Digital Art].

Diandra Alfirian, 11 tahun, berhenti bermain dengan teman sebayanya.

Dan Suci Anastasya Futri, 14 tahun, kini lebih sering menatap kosong ke jendela.

Mereka menjadi saksi dari sesuatu yang bahkan orang dewasa sulit menghadapinya: kekuasaan kecil yang menjadi alat teror.

Psikolog anak menyebut trauma semacam ini bisa meninggalkan jejak panjang. Anak-anak bisa tumbuh dengan rasa tidak percaya pada dunia, takut pada otoritas, dan kehilangan konsep aman bahkan di tempat tinggalnya sendiri.

BACA JUGA...  Di Balik Jalan Medan, Aceh Dalam Bahaya

Tapi hingga dua minggu setelah kejadian, belum ada pendampingan dari pemerintah daerah. Tak ada tim psikolog yang datang, tak ada DP3A yang mengetuk pintu.

“Yang datang hanya wartawan lain, menanyakan kabar ayah mereka,” kata sang ibu. “Yang lain diam.”

Serangan yang Kedua; Bayangan Batu di Subulussalam

Kamis dini hari, 17 Oktober 2025. Di Subulussalam, ratusan kilometer dari Aceh Tengah, Syahbudin Padank, wartawan yang juga Wakil Ketua DPW FRN Counter Polri Aceh, terbangun oleh suara dentuman keras di luar rumahnya.

BACA JUGA...  Satres Narkoba Polres Aceh Selatan Kembali Tangkap Pelaku Narkoba

Dua pria tak dikenal melempari mobilnya dengan batu. Kaca belakang pecah, alarm meraung, istri menjerit, dan anak-anak menangis ketakutan.

“Saya tidak tahu siapa. Mereka datang seperti bayangan,” katanya pelan. Keesokan paginya, ia masih menemukan serpihan kaca di halaman.

Bagi Syahbudin, ini bukan sekadar ancaman. Ini pesan. Pesan bahwa di negeri ini, menulis kebenaran bisa berujung pada ketakutan.

BACA JUGA...  Suami Main Kekerasan, Isteri Lapor Polisi

Berita Terkait

KPK Usut Korupsi BPN
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku
Tgk Agam Bantah Pukul ML, Siapkan Laporan Balik
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Polisi Bongkar Aksi Bobol Dua Rumah Kajhu

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Kamis, 10 September 2026 - 17:40 WIB

Penculikan Mahasiswa Terungkap, Polisi Amankan Senpi dan Pelaku

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB