Di Balik Jalan Medan, Aceh Dalam Bahaya

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Laskar Panglima Nanggroe Sulaiman Manaf.

Ketua Laskar Panglima Nanggroe Sulaiman Manaf.

MEDAN | MA Setiap langkah warga Aceh di jalanan Medan kini terasa berat. Terik matahari bukan satu-satunya beban yang harus ditanggung, tetapi juga rasa takut yang terus membayangi. Dari jalan raya hingga pasar, dari gang sempit hingga masjid, ancaman bisa muncul kapan saja. Pungutan liar, pemerasan berkedok razia surat kendaraan, perampokan, hingga kekerasan fisik telah menjadi kenyataan pahit yang menghantui mereka setiap hari.

BACA JUGA...  Gedung Kesehatan di Alue Riyeung Dikabarkan Tak Berfungsi

Ali, seorang pedagang asal Bireuen yang rutin melintas ke Medan untuk membeli barang dagangan, menceritakan pengalaman getirnya. “Kalau plat BL dari jauh sudah dicari-cari salah. Yang dirazia biasanya langsung gugup, dan kadang ada yang sampai dijebak narkoba,” katanya lirih. Bagi Ali, pelat nomor kendaraan bukan sekadar identitas, tetapi juga bentuk perlindungan. Pelat BK milik warga Sumatera Utara dianggap lebih aman, meski tetap bukan jaminan keselamatan di jalanan.

BACA JUGA...  Sabang Bebaskan Wisata Lupa Penyebaran Virus Corona

Tarmizi, warga Aceh Utara yang menjadi saksi mata perampokan terhadap pedagang asal kampungnya, menuturkan kisah yang menyesakkan dada. “Ada pedagang datang ke Medan belanja bahan pokok. Saat ia memikul barang di pundak, tiba-tiba perampok datang menggeledah kantong dan tasnya. Untung uangnya sudah habis dibelanjakan. Bayangkan, tangan yang mencari rezeki malah jadi sasaran kekerasan,” ujarnya penuh keprihatinan.

BACA JUGA...  Babinsa Koramil 01/Tapaktuan Poging 

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB