Aceh dan Janji yang Belum Tuntas

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pertanyaan itu kembali mencuat setelah Komite Peralihan Aceh (KPA) Luwa Nanggroe menyampaikan sikap resmi terkait pengelolaan Blok Migas Andaman dan penerbitan izin usaha pertambangan di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya.

“INI SOAL HAK DAN JANJI YANG BELUM TUNTAS”

PADA Kamis, 11 Juni 2026, Juru Bicara KPA Luwa Nanggroe, Umar Hakim Ilhami, menyampaikan pernyataan yang menyoroti sejumlah kebijakan pemerintah pusat yang dinilai belum sejalan dengan semangat MoU Helsinki.

BACA JUGA...  PRAJA TURUN TANGAN DI BUMI MUDA SEDIA

Menurut Umar, persoalan yang berkembang saat ini bukan semata-mata berkaitan dengan investasi atau eksploitasi sumber daya alam, melainkan menyangkut pelaksanaan hak-hak Aceh yang telah disepakati dalam proses perdamaian.

“Dua puluh satu tahun yang lalu, rakyat Aceh memilih meletakkan senjata bukan karena kalah, melainkan karena percaya pada sebuah kesepakatan. Pertanyaan yang kini muncul di tengah masyarakat adalah sejauh mana janji-janji itu telah dipenuhi,” kata Umar.

Ia menilai berbagai persoalan yang muncul dalam pengelolaan sumber daya alam Aceh perlu diselesaikan melalui dialog dan penghormatan terhadap kesepakatan yang telah menjadi dasar perdamaian.

BACA JUGA...  Hoaks Hambat Pemulihan Banjir Aceh Tamiang

BLOK ANDAMAN DAN PERDEBATAN BAGI HASIL

SALAH satu isu utama yang disoroti KPA Luwa Nanggroe adalah pengelolaan Blok South Andaman yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi perhatian nasional dan internasional setelah ditemukannya cadangan gas bumi dalam jumlah besar.

Berita Terkait

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri
Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap
Lilawangsa Run 2026: Berlari Merawat Asa, Memulihkan Luka Pascabencana
Jembatan untuk Pulang, Jalan untuk Bangkit
Ketika Jalan Kembali Terang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Kamis, 3 September 2026 - 13:44 WIB

Tiga Hari Yang Menguji Diri

Kamis, 3 September 2026 - 10:34 WIB

Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:29 WIB

Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Air yang Datang, Sawah yang Kembali Berharap

Berita Terbaru

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.

PEMERINTAHAN

Illiza Sa’aduddin Djamal Raih PRIWOLA 2026

Rabu, 9 Sep 2026 - 13:48 WIB

OLAHRAGA

Tak Boleh Ada Pemain Profesional di Liga Santri 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 18:08 WIB