Aceh dan Janji yang Belum Tuntas

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Meski demikian, ia menegaskan bahwa perjuangan yang dimaksud KPA berada dalam koridor hukum dan mekanisme yang tersedia, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami tetap mengedepankan jalur hukum, politik, diplomasi, dan advokasi yang damai. Namun berbagai persoalan yang belum terselesaikan perlu mendapat perhatian serius agar tidak menjadi akumulasi kekecewaan masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa sebagian kalangan di Aceh masih menaruh perhatian besar terhadap pelaksanaan menyeluruh butir-butir perdamaian Helsinki.

BACA JUGA...  Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

ENAM TUNTUTAN KPA LUWA NANGGROE

DALAM dokumen sikap yang disampaikan kepada publik, KPA Luwa Nanggroe mengajukan enam poin tuntutan:

1. Pengelolaan Blok Andaman

Mendorong penguatan porsi manfaat ekonomi bagi Aceh, pembangunan fasilitas penerimaan darat (Onshore Receiving Facility/ORF) di KEK Arun, serta optimalisasi kewenangan BPMA sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Penyelamatan Beutong Ateuh

BACA JUGA...  PNL Menyapa Banjir Meunasah Kumbang melalui Aksi Nyata Tim PKM Tanggap Darurat Bencana

Meminta evaluasi terhadap izin usaha pertambangan yang diterbitkan dan penguatan perlindungan lingkungan hidup di kawasan tersebut.

3. Revisi UUPA

Mendorong penguatan norma hukum yang berkaitan dengan kewenangan Aceh dalam pengelolaan sumber daya alam.

Berita Terkait

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK
Merawat Damai Dari Pidie Jaya
Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi
MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak
Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah
Tiga Hari Yang Menguji Diri
Hardikda Ke-67, Armia Dorong Penguatan Mutu Pendidikan
Dari Bantuan Darurat ke Ekonomi Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:36 WIB

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Merawat Damai Dari Pidie Jaya

Sabtu, 12 September 2026 - 19:56 WIB

Media dan Hulu Migas, Perkuat Pemahaman Energi

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

MedcoEnergi, Produksi Naik, Proyek Terus Bergerak

Jumat, 4 September 2026 - 09:45 WIB

Somasi Bang Agam, Minta DPRK Buka Persoalan Kepala Sekolah

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Bakal Calon Ketua PWI Aceh Muhammad Saman Lolos Verifikasi SC

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14 WIB

Wakil Bupati Asel H. Baital Mukadis bersama Dandim 0207/Asel Andrino Lubis memberikan motivasi kepada petugas agar penanganan longsor lebih cepat dan sempurna.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:09 WIB