Moral Call: Kemewahan Seorang Leader

Kamis, 4 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Hamdan Budiman

Kemewahan sering kali kita bayangkan sebagai rumah besar, harta berlimpah, atau fasilitas hidup yang serba mudah. Namun bagi seorang pemimpin sejati, kemewahan tidak diukur dari apa yang tampak di luar. Kemewahan seorang leader justru lahir dari panggilan moral “moral call”, yang membuat dirinya berbeda dari orang kebanyakan.

BACA JUGA...  Soal BUMN, Mensesneg "Kangkangi" Presiden

Menjadi pemimpin berarti siap menanggung beban yang tidak ringan. Ada jutaan harapan yang dititipkan, ada banyak nasib yang bergantung pada setiap keputusan. Di titik inilah panggilan moral menjadi kemewahan: karena tidak semua orang sanggup menolak godaan kepentingan pribadi, tidak semua orang berani berdiri tegak ketika kebenaran menuntut pengorbanan.

Kemewahan seorang leader tampak ketika ia berani berkata jujur meski risikonya besar. Ia tidak takut kehilangan popularitas demi menjaga nuraninya. Pemimpin yang demikian memahami bahwa kepercayaan lebih berharga daripada pujian, dan integritas lebih kuat daripada kekuasaan.

BACA JUGA...  Republik Seudati: Ketika Politik Menjadi Panggung "Tunang" Tanpa Akhir

Lebih dari itu, moral call menjadikan seorang pemimpin memiliki kerendahan hati untuk mendengar. Di balik suara keras ambisi dan kebisingan kekuasaan, ia memilih menajamkan telinga pada suara hati dan suara orang-orang yang dipimpinnya. Mendengar dengan empati adalah kemewahan yang tidak semua pemimpin punya, sebab dari situlah lahir kebijakan yang benar-benar membawa kebaikan.

BACA JUGA...  Pilih Pemimpin Pro Rakyat, Bukan Pro Terhadap Kelompoknya

Berita Terkait

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama
Refleksi Kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Tantangan dan Harapan

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:08 WIB

Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis

Berita Terbaru

Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP., MM

PEMERINTAHAN

Tarmizi Hadiri Penetapan Rancangan KUA

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:06 WIB

Penulis buku Hukum Erlizar.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Erlizar Rusli Kupas Hukum

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:55 WIB