Lebih Baik Ijtihad Daripada Taklid

Senin, 20 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Farhan Syardhi

Farhan Syardhi

DALAM MENJALANKAN kehidupan beragama, umat manusia dihadapkan pada beragam persoalan yang membutuhkan panduan berdasarkan ajaran agama. Dalam Islam, dua konsep utama sering menjadi bahan diskusi, yaitu ijtihad dan taklid. Walaupun keduanya memiliki tempat dalam tradisi Islam, memahami pentingnya ijtihad dibandingkan taklid menjadi kunci, terutama dalam konteks perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika kehidupan modern.

BACA JUGA...  Nokhtah Hitam Kebijakan Nova

Memahami Ijtihad dan Taklid

Ijtihad dapat diartikan sebagai upaya sungguh-sungguh yang dilakukan seorang Muslim dengan kapasitas keilmuan tertentu untuk memahami dan menggali hukum syariat berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Proses ini melibatkan pemikiran kritis, analisis, serta metode sistematis untuk menemukan solusi terhadap persoalan yang tidak secara eksplisit dibahas dalam teks agama.

BACA JUGA...  Tips Bagi Orang Tua Untuk Mencegah dan Menghadapi Masalah Penyalahgunaan Narkotika

Sebaliknya, taklid merujuk pada sikap mengikuti pendapat ulama atau tokoh agama tanpa melakukan kajian atau analisis mendalam. Taklid biasanya dilakukan oleh individu yang merasa tidak memiliki kapasitas untuk menggali sumber hukum Islam secara langsung, sehingga mereka mempercayakan pandangan kepada ulama tertentu.

Keunggulan Ijtihad

Pertama; Memacu Pemikiran Inovatif Ijtihad memberikan ruang untuk berpikir secara kritis dan kontekstual, memungkinkan solusi yang relevan terhadap permasalahan zaman modern tanpa harus terikat pada pemahaman masa lalu yang sudah tidak sesuai.

BACA JUGA...  Fasilitas Kampus Tidak Memadai, Dugaan Korupsi Menghantui

Berita Terkait

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian
Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya
Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional
Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital
Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan
Menggugat Arus Modernisasi: Menjaga Muruah Adat Aceh yang Mulai Terkikis
Di Bawah Bayang Disrupsi Digital, Pers Tetap Menjadi Ruang Verifikasi Publik
JKA: Ibarat Buah Simalakama

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:55 WIB

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 27 Juli 2026 - 20:02 WIB

Tangsel Darurat Narkoba: Ketika Para Punggawa Pemberantas Narkoba Justru Menjadi Pemakai dan Pengedarnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05 WIB

Polemik BPJN Aceh, Berbagai Pihak Ajak Kedepankan Solusi untuk Pembangunan Jalan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:14 WIB

Masa Depan Tata Kelola Media Massa dan Tantangan Disrupsi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sipilisasi Polri dan Jalan Panjang Reformasi yang Terlupakan

Berita Terbaru

Eks GAM Denmark Tarmizi Age.

PEMERINTAHAN

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:03 WIB

NEWS FEATURE

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:31 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB

OPINI

Aceh dan Generasi Kedua Perdamaian

Senin, 17 Agu 2026 - 17:55 WIB

RAGAM BERITA

HUT ke-81 RI, SPS dan Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh

Senin, 17 Agu 2026 - 17:50 WIB