Terkait Pembabatan TNGL, Bupati Armia: Gagal Upaya Preventif Lakukan Tindakan Hukum

Jadi apa yang disampaikan BBTNGL menurutnya tidak semuanya benar sebab seperti yang disebut Sayed di atas tadi tidak pernah ada penjelasan konkret dari BBTNGL.

Faktanya, kata Dia, memang telah terjadi pembiaran secara nyata, hanya saja sejak BBTNGL berjalan sementara Subhan menjabat sekitar Juni 2024 baru terlihat ada action, “Sebelum BBTNGL dijabat Subhan, Kepala BBTNGL sebelumnya ke mana? Kok tidak bertindak?,” tanyanya.

BACA JUGA...  Bupati Asel H. Mirwan MS Melepas Keberangkatan JCH Kloter VI 

Kenapa LembAHtari berani mengatakan BBTNGL membiarkan perambahan dan pembabat, pihaknya punya data dan bukti lapangan. Maksud Sayed, BBTNGL akui memang belum bekerja untuk melakukan penindakan secara optimal.

Mustahil dalam kurun waktu yang sudah lama tidak juga clear mengungkap pelaku pembabatan TNGL Sikundur Blok Tenggulun.

“Saya pikir, itu hanya ungkapan klasik untuk mengatakan kalau BBTNGL sudah bekerja, padahal tidak. Buktinya jika tidak kita ributkan, mungkin hari ini sudah 2000 an hektar dibabat perambah, karena lemahnya pengawasan BBTNGL atau memang pura-pura tidak tahu,” bebernya bernada tinggi.

BACA JUGA...  SPBU Alur Bemban Diduga Jual Bio Solar Gunakan Puluhan Jerigen pada Penimbun

DPRK Dukung Langkah Bupati

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Syaiful Bahri dari partai Gerindra itu menyatakan dukungannya kepada kebijakan Bupati Aceh Tamiang dan Pemerintah Pusat.