Lelaki murah senyum itu, kini telah menjadi politikus dari Partai Lokal. Partai Aceh (PA). Bang Zak resmi dipinang PA medio bulan Agustus lalu, itu pilihan. Dia berpilosofi, [Lebih baik besar dengan Partai Lokal, tapi menjadi lebih berharga, dari pada partai besar [Parnas] tapi terasa kecil].
Debut politiknya terlihat, ketika Bang Zak bertandang ke tengah-tengah masyarakat, Dia tak terlihat asing, sebaliknya warga yang menyapa lebih dulu, itu pertanda warga cukup mengenal sosok Bang Zak yang dikenal merah ramah, supel dan suka menolong.
Suami Tarra Tariza Ruzar, apakah meninggalkan bisnisnya?, tentu saja tidak. Bisnis tetap berjalan, ditangani oleh orang-orang yang profesional dan proporsional. “Jadi saya tidak sulit manajerialnya dari jauh,” jelasnya.
Posisi Bang Zak kini sudah anteng, mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Lesgislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Daerah Pemilihan (Dapil) 7 [Kota Langsa dan Aceh Tamiang].
Dia sudah mantap pada PA, notabene dikomandoi Panglima Haji Muzakir Manaf atau Mualem [sapaan akrabnya]. “Pilihan saya sudah klop, sebagai orang Aceh, harus bersampan ria dengan PA, apalagi sebagai putra Aceh Tamiang, selayaknya saya mencalonkan diri. Sebab selama ini diisi oleh teman-teman di luar Teumieng,” kata Bang Zak.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















