Tari Dampeng Singkil, Ketika Gerak dan Musik Mengiringi Langkah Pengantin

Sabtu, 22 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menurutnya, pelestarian budaya tidak harus selalu dilakukan dengan mengembalikan sebuah tradisi secara persis seperti masa lalu.

Yang lebih penting adalah memastikan identitas, nilai dan pengetahuan yang terkandung di dalamnya tidak terputus.

“Mari kita rawat bersama warisan seni seperti Tari Dampeng. Sanggar, sekolah, komunitas, keluarga dan generasi muda dapat mengambil peran melalui latihan, pertunjukan, dokumentasi maupun kegiatan budaya. Dengan begitu, tradisi tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup di tengah masyarakat,” katanya.

BACA JUGA...  Wakil Wali Kota Suradji Junus Sampaikan LKPJ 2025 Dihadapan Para DPRK Sabang

Kisah Teungku Gemerinting dan Inspirasi Gerakan Elang

Di tengah masyarakat Singkil juga berkembang cerita mengenai asal-usul Tari Dampeng yang dikaitkan dengan sosok Teungku Gemerinting.

Cerita tersebut diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

Dalam kisah yang berkembang, Teungku Gemerinting disebut melakukan perjalanan menuju Pagaruyung. Dalam perjalanan, ia melewati kawasan hutan dan memilih beristirahat di atas sebuah pohon ketika malam tiba.

BACA JUGA...  Ubi Kayu PT BAS, Fakta Versus Indikasi ‘Culas’

Saat berada di atas pohon, ia dikisahkan melihat seekor elang terbang berputar-putar di angkasa.

Gerakan burung tersebut kemudian disebut menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan rangkaian gerak yang menggambarkan ketangkasan, kekuatan dan keperkasaan seekor elang.

Berita Terkait

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:00 WIB

KPEA Soroti Pergeseran Tradisi Pernikahan Aceh

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB

Tim advokat LBH Peradi Profesional bersama warga mengawal proses hukum dugaan pencemaran lingkungan yang melibatkan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Serang, Banten. (Foto: JR/MA)

HUKOM

Berkas Perkara PT GRS Dilimpahkan ke PN Serang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB