Sungai Tamiang: Nadi Kehidupan yang Kini Menjadi Destinasi Wisata Alam Unggulan Aceh Tamiang

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Surga Aktivitas Outdoor untuk Keluarga dan Petualang

Sebagai destinasi wisata, Sungai Tamiang tidak hanya menyuguhkan pemandangan, tetapi juga menawarkan berbagai aktivitas outdoor yang cocok untuk semua generasi. Dengan karakter sungai yang variatif, pengunjung bisa menikmati kegiatan berbeda di setiap wilayahnya.

1. River tubing dan rafting ringan di bagian hulu

Di daerah Tamiang Hulu dan Bandar Pusaka, arus sungai cenderung deras dengan bebatuan besar. Ini sangat ideal untuk wisata tubing, body rafting, atau sekadar menjelajahi sungai menggunakan ban karet. Wisatawan muda biasanya memilih area ini untuk memacu adrenalin.

BACA JUGA...  Menteri Nusron Tegaskan Keadilan Pilar Bangun Bangsa

2. Bermain air dan piknik di bagian tengah

Segmen tengah sungai memiliki aliran yang lebih tenang dan dangkal, sehingga cocok digunakan untuk mandi sungai, berenang anak-anak, dan aktivitas piknik keluarga. Banyak keluarga datang pada akhir pekan untuk berendam dan menikmati waktu bersama.

3. Wisata susur sungai di bagian hilir

Pada wilayah Bendahara dan Seruway, Sungai Tamiang berubah menjadi aliran besar yang lebar dan tenang. Wisata susur sungai dengan perahu menjadi aktivitas favorit wisatawan. Melalui perjalanan ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan hutan rawa, padang ilalang, hingga aktivitas nelayan lokal.

BACA JUGA...  Afri Rizki Terpilih Sebagai Ketua ASPPI Aceh Besar

Berita Terkait

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB