Sungai Tamiang: Nadi Kehidupan yang Kini Menjadi Destinasi Wisata Alam Unggulan Aceh Tamiang

Selasa, 11 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

—

Pemerintah Dorong Pengembangan Wisata Sungai

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Aceh Tamiang kini semakin serius mengembangkan Sungai Tamiang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan. Pengembangan dilakukan tanpa merusak ekosistem, tetap berpegang pada prinsip konservasi alam.

Beberapa program yang sedang dan akan dilakukan meliputi:

Pembangunan rest area dan gazebo di beberapa titik

BACA JUGA...  Parade Busana Adat Agam dan Inong Se Aceh Pukau Pengunjung

Penataan lokasi piknik

Pelatihan pemandu lokal untuk aktivitas rafting dan susur sungai

Penetapan kawasan khusus ekowisata

Pembuatan dermaga kecil untuk perahu wisata

Mendukung UMKM kuliner dan kerajinan di desa-desa tepian sungai

Upaya ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya pelaku wisata dan komunitas pecinta alam yang ingin melihat Sungai Tamiang menjadi pusat wisata sungai terbaik di pesisir timur Aceh.

BACA JUGA...  Komisi X DPR Satu Suara Laksamana Malahayati Jadi Pahlawan Nasional

—

Akses Mudah untuk Semua Kalangan

Sungai Tamiang dapat diakses dari berbagai titik, bergantung pada aktivitas wisata yang ingin dilakukan:

Tamiang Hulu → Cocok untuk rafting dan petualangan

Kota Kuala Simpang → Akses cepat untuk wisata keluarga

Bendahara dan Seruway → Ideal untuk wisata susur sungai dan fotografi alam

Akses jalan menuju berbagai titik wisata juga sudah semakin baik, memudahkan wisatawan datang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

BACA JUGA...  Pembukaan Sabang Marine Festival 2017 Meriah, 25 Kapal Layar Dari Seluruh Benua Ikut Hadir  

Berita Terkait

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi
23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang
Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman
Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh
Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas
Rencong: Ketika Sebilah Senjata Menjadi Karya Seni dan Identitas Aceh
Si Dalupa, Teater Bertopeng Aceh Barat yang Tetap Hidup di Tengah Zaman
Menjaga Gegedem Tetap Bertalu, Merawat Ingatan Budaya Tanah Gayo

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Himpun 830 Penari dari 15 Provinsi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:17 WIB

23 Warisan Budaya Aceh di Tingkat Nasional, Kekayaan yang Tak Boleh Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Seudati: Seni Gerak, Syair, dan Kekompakan yang Tak Lekang Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Seni di Balik Kupiah Meukeutop, dari Busana Adat hingga Simbol Aceh

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Pinto Aceh: Sebuah Motif, Sebuah Karya, Sebuah Identitas

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Medco E&P dan BPMA Edukasi 33 Wartawan Aceh Timur

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:30 WIB

Bupati Asel HMW (pakai rompi)  didampingi Sekdakab Diva Samudra Putra dan Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino Lubis menjelaskan tentang penanganan banjir di Trumon, Jumat, (30/10/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Bupati HMW Turun Langsung ke Lokasi Banjir Aceh Selatan

Jumat, 30 Okt 2026 - 21:24 WIB